BREAKING NEWS

Pisah Sambut Kapolres Cilegon Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Polri dan Insan Pers


Klik86.com - 
CILEGON – Pergantian pucuk pimpinan di Polres Cilegon berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Markas Komando Polres Cilegon, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan insan pers, termasuk Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Syamsul Bahri, bersama jajaran DPD dan DPC GWI Provinsi Banten.

Acara tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai Kapolres Cilegon dan dimulainya kepemimpinan AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan diwarnai tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat yang mengakhiri masa jabatannya.

Ketua Umum GWI, Syamsul Bahri, menilai pergantian pimpinan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan institusi kepada masyarakat. Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu meneruskan berbagai capaian positif sekaligus menghadirkan langkah-langkah inovatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Cilegon.

Menurutnya, AKBP Martua telah memberikan kontribusi selama memimpin Polres Cilegon, terutama dalam membangun stabilitas keamanan serta menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Atas pengabdian tersebut, GWI menyampaikan apresiasi dan penghormatan.

Di sisi lain, Syamsul juga menyambut baik kehadiran AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi sebagai Kapolres yang baru. Ia optimistis pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi modal penting dalam menjawab tantangan tugas ke depan.

Syamsul menegaskan bahwa hubungan antara media dan kepolisian perlu terus dipelihara secara profesional. Menurutnya, kedua pihak memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi dalam menciptakan ruang informasi yang sehat sekaligus menjaga situasi keamanan di tengah masyarakat.

"Pers memiliki peran menyampaikan informasi secara objektif, sedangkan kepolisian bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jika komunikasi keduanya berjalan baik, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh publik," ujar Syamsul.

Ia menambahkan bahwa GWI berkomitmen membangun hubungan yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi kepolisian. Namun demikian, kemitraan tersebut tetap berlandaskan independensi pers dan prinsip-prinsip jurnalistik sehingga fungsi kontrol sosial tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara pejabat lama dan pejabat baru bersama para tamu undangan. Pergantian kepemimpinan di Polres Cilegon diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan keamanan wilayah, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui sinergi yang semakin erat dengan berbagai elemen, termasuk insan pers.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image