Kadisdik Novi Apriadi Serahkan Penghargaan Lingkungan untuk Dua SD Negeri di Pagaralam
0 menit baca
Klik86. Com PAGARALAM Sumatra Selatan — Dinas Pendidikan Kota Pagaralam kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas dunia pendidikan sekaligus merawat kelestarian lingkungan. Komitmen ini dibuktikan melalui penyerahan Piagam Penghargaan Lingkungan kepada sejumlah sekolah berprestasi pada Rabu (15/7/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagaralam, Novi Apriadi, S.E., M.M., bersama jajaran Pemerintah Kota Pagaralam. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas peran aktif pihak sekolah dalam menjaga, mengelola, dan merawat kebersihan di lingkungan belajar mereka.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagaralam, Novi Apriadi, menyampaikan bahwa institusi pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini pada diri siswa.
"Kebiasaan menjaga kebersihan serta mengelola sampah yang ditanamkan di lingkungan sekolah akan menjadi bekal berharga bagi para siswa di masa depan," ujar Novi Apriadi.
Apresiasi Pengelolaan Sampah dan Program Berkelanjutan
Secara khusus, piagam penghargaan ini diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai menunjukkan komitmen serta dedikasi tinggi dalam upaya pengurangan polusi dan pengelolaan limbah di lingkungan sekolah. Dua sekolah yang berhasil meraih penghargaan tersebut adalah SD Negeri 13 dan SD Negeri 25 Kota Pagaralam, dengan mengusung jargon motivasi: "Lingkungan Sekolah Bersih, Jiwa Sehat, Siswa Hebat."
Selain piagam partisipasi dan kepedulian lingkungan, Pemerintah Kota Pagaralam juga merencanakan pemberian bonus di masa mendatang sebagai bentuk insentif dan motivasi tambahan. Penghargaan ini diberikan secara selektif kepada sekolah yang dinilai konsisten menerapkan prinsip sekolah berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.
Penilaian Menyeluruh dan Non-Seremonial
Novi Apriadi menjelaskan bahwa penghargaan ini tidak diberikan secara instan, melainkan melalui proses penilaian yang ketat dan menyeluruh. Aspek yang dinilai mencakup:
Kebijakan Sekolah: Regulasi internal sekolah yang mendukung kelestarian lingkungan.
Kurikulum Berbasis Lingkungan: Integrasi materi edukasi lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar.
Kegiatan Partisipatif: Keterlibatan aktif siswa, guru, dan staf dalam menjaga kebersihan.
Sarana Pendukung: Pengelolaan fasilitas sekolah yang ramah lingkungan dan sistem pembuangan sampah yang terstruktur.
"Penilaian dilakukan secara objektif untuk memastikan bahwa program lingkungan hidup sehat ini benar-benar berjalan secara nyata di lapangan, bukan sekadar seremonial belaka," tegasnya.
Melalui momentum ini, Dinas Pendidikan Kota Pagaralam berharap sekolah-sekolah penerima penghargaan dapat menjadi model percontohan serta sumber inspirasi bagi sekolah lainnya. Dengan keterlibatan aktif sektor pendidikan, upaya mewujudkan Kota Pagaralam yang bersih, sehat, dan berkelanjutan diharapkan dapat terus terjaga dari generasi ke generasi.
Pewarta Editor : MS

