Guna Capai 100 Hari Kerja PDAM Kota Lubuklinggau Belum Miliki Modal
LUBUKLINGGAU - Setelah di tetapkan dan secara sah terpilih menjadi Direktur,Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) priode 2026 - 2031.
Memiliki program strategis selama 100 hari kerja,hal ini sudah di sampaikan kepada sejumlah awak media baik di tingkat Kota Lubuklinggau maupun tingkat Provinsi hingga regional.
Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap H Suhada SH kepada awak media (23/7) mengatakan bahwa program 100 hari kerja itu,yang pertama kami akan melakukan konsolidasi tingkat entarnal terlebih dahulu.
" Bersama karyawan-karyawan PDAM yang ada,guna mendengar aspirasi mereka,memahami permasalahan hinga menyusun solusi dan langka-langka bersama sepanjang 100 hari kerja kedepan nanti,"kata Suhada.
Yang kedua,pada saat bekerja nanti kami seluruh staf maupun karyawan PDAM harus mempunyai pemahaman serta presefsi yang sama.
Dalam mengelolah PDAM Tirta Bukit Sulap nantinya,jangan sampai ada yang semangat dan ada yang tidak dalam bekerja nantinya.
Selanjutnya yang ketiga,dalam kinerja 1 hari pertama ini kami PDAM Tirta Bukit Sulap akan membentuk tim reaksi cepat.
Guna menyingkapi ketika adanya pengaduan-pengaduan dari masyarakat,yang terpenting sekali nantinya bagaimana kami bisa memproduksi air bersih serta mendistribusikan air-air ini.
Ke setiap rumah-rumah pelangan yang ada di Kota Lubuklinggau,sesuai standar K3 yakni Patwa Lintas,Kwantitas dan Kontinyulitasnya.
" Sehingga kedepan nanti kami PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau,dapat memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan bagi pelanggan khususnya di Kota Lubuklinggau,"cetus Suhada.
Ya tentunya kehadiran kami selaku Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap yang baru ini,kedepan nanti sangat berharap sekali keluhan-keluhan dari pelanggan dapat berkurang.
Namun untuk menciptakan berkurangnya keluhan-keluhan itu memang tidak begitu mudah,dan membutuhkan waktu serta kerja keras maupun kesungguhan dalam mengelolah PDAM nantinya.
Yang pastinya,selaku Direktur PDAM yang baru ini tentunya punya tekad dan semangat kami mau lebih baik lagi kedepannya dari yang ada sekarang ini.
" Akan tetapi,jika tanpa dukungan serta suport baik itu dari para pelanggan,masyarakat hinga kalangan awak media,kami belum mampu melakukan pekerjaan sendirian,"pungkas Suhada.
Selain itu tentu juga pada tahun-tahun sebelumnya sangat banyak sekali,usulan-usulan warga maupun masyarakat yang belum terealisasikan.
Terutama untuk wilayah Kelurahan Jogoboyo Kecamatan Utara II Kota Lubuklinggau,yang hingga saat ini penyaluran serta pendistribusian air bersihnya belum terealisasikan.
Sebenarnya ada IKK di wilayah Petanang,na IKK itulah nantinya yang bisah menyalurkan pendistribusian air bersih di wilayah Jogoboyo.
Namun sekali lagi teman-teman mediakan sudah tau bahwa,kondisi keuangan di PDAM Tirta Bukit Sulap saat ini sedang mengalami defisit anggaran dan sangat mines sekali.
Sampai-sampai saat ini karyawan dan pegawai di PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau juga,sudah beberapa bulan belum terimah gaji maupun Honoriumnya.
Untuk itu kata kunci guna perbaikan di PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau ini,harus mempunyai modal sedangkan penyertaan modal ini bisah juga dari Pemerintah Kota Lubuklinggau.
Ataupun dari pihak-pihak ketiga,na untuk itu pernyataan modal ini kami akan melakukan upayah-upayah percepatan dalam perbaikan PDAM Kota Lubuklinggau.
Sehingga nantinya,PDAM Kota Lubuklinggau bisah mendapatkan modal sebab saat ini PDAM Kota Lubuklinggau belum mempunyai modal untuk percepatan perbaikan maupun pendistribusian air bersih.
Jika nanti adanya pernyataan modal baik itu dari Pemkot Lubuklinggau maupun pihak ketiga,maka nanti kami pihak PDAM Kota Lubuklinggau.
" Dapat melakukan pemasangan jaringan PDAM yang baru,juga bisah memperbaiki jaringan-jatingan yang rusak,sehingga kami dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,"jelas Suhada.(Zul)

