BREAKING NEWS

Dua Daerah Satukan Langkah Hadapi Inflasi, Lotim dan KSB Sepakat Perkuat Kerja Sama Pangan


Klik86.com - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempertegas komitmen membangun kerja sama lintas wilayah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kesepahaman tersebut mengemuka dalam kegiatan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa Barat yang berlangsung di Kabupaten Lombok Timur, Kamis (30/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi kedua pemerintah daerah untuk menyusun strategi bersama dalam menghadapi tantangan inflasi yang semakin dinamis. Selain berbagi pengalaman, forum itu juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi sehingga kebijakan pengendalian harga dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan bahwa pengendalian inflasi saat ini memerlukan kolaborasi antardaerah karena berbagai persoalan yang memengaruhi harga pangan tidak mengenal batas administrasi. Gangguan distribusi, perubahan iklim, hingga fluktuasi produksi menjadi faktor yang harus dihadapi secara bersama.

Menurut Edwin, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menjalankan berbagai program pengendalian inflasi melalui pendekatan yang berorientasi pada keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama melalui penyediaan bibit hortikultura untuk kelompok PKK dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Pemerintah daerah juga membangun fasilitas greenhouse yang dikelola BUMD PD Agro Selaparang guna meningkatkan produksi cabai dan komoditas hortikultura lainnya sebagai langkah menjaga pasokan di pasar.

Di bidang perlindungan sosial, pemerintah mengalokasikan bantuan belanja kebutuhan pokok bagi keluarga berpenghasilan rendah dengan nilai anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. Selain itu, bantuan tunai juga diberikan kepada guru mengaji, marbot, dan tenaga pendidik TPQ sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas harga, Lombok Timur menggandeng Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha komoditas dalam pelaksanaan operasi pasar murah yang digelar di seluruh kecamatan. Pemantauan harga di pasar tradisional juga dilakukan secara rutin disertai penyampaian informasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan yang berpotensi memicu lonjakan harga.

Edwin berharap hasil pertemuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi program bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Syahril, menilai pengendalian inflasi harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih terencana dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, inflasi bukan sekadar persoalan angka, tetapi berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi rumah tangga maupun keberlangsungan usaha kecil.

Ia mengungkapkan bahwa Lombok Timur memiliki peran penting sebagai daerah penghasil sejumlah komoditas pangan strategis, sedangkan Sumbawa Barat memiliki kebutuhan konsumsi yang tinggi seiring pertumbuhan sektor industri. Kondisi tersebut membuat kedua daerah memiliki hubungan ekonomi yang saling bergantung.

Untuk memperkuat sinergi tersebut, Syahril mengusulkan lima langkah strategis yang meliputi pembangunan sistem informasi harga dan stok pangan secara terintegrasi, peningkatan efisiensi distribusi melalui penguatan jaringan logistik lintas laut, pengembangan kawasan produksi dan hilirisasi komoditas, koordinasi cadangan pangan serta operasi pasar, hingga peningkatan literasi ekonomi masyarakat.

Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan tersebut diakhiri dengan komitmen kedua pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti berbagai gagasan yang telah disepakati. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun sistem pengendalian inflasi yang lebih adaptif, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di kawasan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image