Wabup Edwin Soroti Akurasi Data Bansos dan Persiapan Pilkades Serentak di Lombok Timur
Klik86.com - LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengajak masyarakat lebih aktif memastikan data sosial ekonomi mereka tercatat secara benar. Langkah tersebut dinilai penting karena data menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan masyarakat yang berhak memperoleh bantuan sosial.
Edwin menyampaikan hal itu ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami' Baiturrahman, Denggen, Kecamatan Selong, Jumat (11/9/2026).
Ia menilai masih ada anggapan bahwa persoalan tidak menerima bantuan sepenuhnya menjadi tanggung jawab aparat di tingkat wilayah hingga pemerintah kabupaten. Padahal, masyarakat juga memiliki ruang untuk memeriksa dan memperbarui informasi mengenai dirinya melalui layanan yang telah disediakan pemerintah.
Menurut Edwin, perkembangan sistem pendataan membuat masyarakat tidak lagi hanya menunggu pendataan yang dilakukan aparat. Sejumlah platform pemerintah dapat dimanfaatkan untuk mengecek data maupun informasi mengenai program bantuan sosial dan perlindungan sosial.
Pemkab Lombok Timur saat ini juga menggencarkan pemutakhiran data bersama pemerintah desa dan kelurahan. Data yang dikumpulkan tidak hanya berupa identitas dasar, tetapi mencakup sedikitnya 39 variabel yang digunakan untuk menggambarkan kondisi masing-masing keluarga.
Salah satu data yang turut diperhitungkan adalah informasi terkait penggunaan listrik. Berbagai data tersebut kemudian saling terkoneksi dan menjadi bagian dari proses penentuan desil kesejahteraan masyarakat.
Edwin menyebut integrasi data melibatkan sejumlah lembaga, mulai dari ATR/BPN, PLN, Kominfo, perbankan hingga Samsat. Konektivitas tersebut menurutnya diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi masyarakat.
“Yang sedang kita lakukan adalah memperbaiki data. Data yang masuk sekurangnya memiliki 39 variabel dan berbagai informasi itu sudah saling terhubung sehingga berpengaruh terhadap desil,” jelasnya.
Ia berharap pembenahan tersebut dapat membuat program bantuan pemerintah semakin tepat sasaran. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan diharapkan tidak terlewat, sementara data yang sudah tidak sesuai dapat segera diperbaiki.
Selain persoalan bansos, Edwin juga menyoroti agenda politik desa yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Pemilihan kepala desa serentak direncanakan digelar pada 27 Januari dengan melibatkan 157 desa di Lombok Timur.
Menurutnya, jumlah desa yang cukup besar tersebut membutuhkan kesiapan seluruh pihak, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan pemilihan. Koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara dan masyarakat menjadi faktor penting agar proses demokrasi tingkat desa berlangsung kondusif.
Edwin juga berharap jadwal pemilihan dapat berjalan sesuai rencana mengingat pelaksanaannya hanya berselang sekitar dua pekan sebelum memasuki bulan Ramadan.
Di tengah keterbatasan anggaran desa, Edwin mengaku mengapresiasi masyarakat yang tetap menunjukkan minat untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa. Menurutnya, keberanian masyarakat ikut dalam kontestasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan di desa.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan desa ke depan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah desa. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk DPRD, dinilai diperlukan agar pembangunan tetap berjalan di tengah kondisi keuangan desa yang berubah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Denggen turut dihadiri unsur DPRD Lombok Timur, Camat Selong, Lurah Denggen, jajaran Forkopimcam, tokoh agama, Ketua GOW Lombok Timur, serta masyarakat.(red)
