Wabup Edwin Ajak Jaga Terminal Pancor, Bersihkan Kawasan Bersama Kepala Pasar
Klik86.com - LOMBOK TIMUR — Kebersihan kawasan Terminal Pancor menjadi perhatian dalam kegiatan gotong royong yang digelar pada Minggu (6/9/2026). Wakil Bupati Lombok Timur sekaligus Ketua PMI Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, hadir langsung untuk melakukan pembersihan bersama Kepala Pasar Pancor, Rudi Wahyudi.
Kegiatan tersebut menyasar lingkungan sekitar terminal yang menjadi salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat cukup padat. Pembersihan dilakukan secara langsung sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan masyarakat.
Edwin bersama Rudi tampak terlibat dalam pekerjaan di lapangan. Kehadiran keduanya sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan kebersihan fasilitas umum membutuhkan perhatian bersama dan tidak semata-mata menjadi tugas petugas kebersihan.
Terminal Pancor yang berdekatan dengan kawasan perdagangan memiliki aktivitas yang berlangsung hampir setiap hari. Mobilitas warga, pedagang, maupun pengguna jasa transportasi membuat kebersihan kawasan perlu dijaga secara konsisten agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, kepedulian terhadap ruang publik kembali ditekankan. Pemerintah dan pengelola kawasan diharapkan tidak hanya melakukan penanganan ketika kondisi lingkungan sudah kurang terawat, tetapi juga mendorong kebiasaan menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Gotong royong juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat. Lingkungan yang bersih akan lebih mudah dipertahankan apabila setiap orang yang beraktivitas di dalamnya ikut mengambil tanggung jawab, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga fasilitas yang tersedia.
Bagi kawasan seperti Terminal Pancor, kebersihan memiliki kaitan langsung dengan kenyamanan aktivitas masyarakat. Area yang tertata akan memberikan suasana yang lebih baik, baik bagi warga yang datang maupun masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya di sekitar kawasan tersebut.
Aksi pembersihan yang dilakukan pada Minggu itu diharapkan dapat menjadi pemicu untuk memperkuat budaya gotong royong di Lombok Timur. Kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang dan masyarakat dinilai penting agar kebersihan kawasan publik tidak hanya terjaga sesaat, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.(red)
