BREAKING NEWS

Pelayanan RSUD Soejono Disorot, Dewas Dorong Reformasi Sistem Antrean dan Layanan Pasien


Klik86.com - 
Lombok Timur — Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Soejono menilai masih diperlukan pembenahan serius dalam sistem pelayanan rumah sakit menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait lamanya proses pelayanan pasien di sejumlah unit. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan kepuasan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.

Anggota Dewas RSUD Soejono, Hamzani, SE., MAP., mengatakan salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan pasien adalah antrean panjang pada layanan pengambilan obat. Setelah menjalani pemeriksaan di poli, pasien masih harus menunggu cukup lama di bagian farmasi sebelum menerima obat.

Menurutnya, tingginya jumlah pasien yang terfokus pada satu titik pelayanan membuat proses distribusi obat berjalan kurang efektif. Karena itu, ia mendorong agar manajemen rumah sakit mempertimbangkan penambahan atau pembagian layanan farmasi guna mengurangi kepadatan antrean.

“Kalau seluruh pasien dilayani di satu apotek, tentu penumpukan sulit dihindari. Harus ada solusi supaya pelayanan lebih cepat dan pasien tidak terlalu lama menunggu,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Selain layanan farmasi, Dewas juga menyoroti proses pendaftaran pasien yang dinilai belum berjalan optimal meskipun rumah sakit telah memiliki sistem digital berbasis fingerprint. Pasien kontrol rutin disebut masih harus melalui antrean panjang di loket pendaftaran.

Hamzani menilai sistem yang sudah tersedia seharusnya mampu mempermudah pasien lama tanpa perlu mengulang proses administrasi dari awal setiap kali datang berobat.

“Teknologi itu harus benar-benar dimanfaatkan untuk memangkas waktu tunggu pasien, terutama yang rutin kontrol,” katanya.

Ia juga menyinggung persoalan ketepatan waktu pelayanan dokter spesialis yang dianggap masih perlu ditingkatkan. Keterlambatan jadwal praktik dinilai berdampak pada memanjangya antrean pasien di poli pelayanan.

Menurutnya, banyak pasien datang sejak pagi hari demi mendapatkan antrean awal, namun pemeriksaan terkadang baru dimulai beberapa waktu kemudian.

Dewas meminta pihak rumah sakit lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada pasien apabila terjadi keterlambatan pelayanan, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan tidak menunggu terlalu lama tanpa penjelasan.

Melalui evaluasi dan pembenahan sistem yang berkelanjutan, Dewas berharap kualitas pelayanan di RSUD Soejono dapat semakin meningkat dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat Lombok Timur yang membutuhkan layanan kesehatan.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image