Alesha Queenaradila, Siswi SDS IT IPHI Raih Juara III Lomba Bertutur Tingkat Kota Payakumbuh
Dengan tema "Menumbuhkembangkan Kegemaran Membaca dan Literasi Anak Serta Kecintaan Terhadap Karya Budaya Bangsa Melalui Berbagai Bacaan", kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta berbakat dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Penampilan Memukau Alesha Queenaradila
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah aksi dari Alesha Queenaradila dari SDS IT IPHI Kota Payakumbuh. Saat membawakan cerita rakyat dengan alat peraga tongkat sakti bernama "Manasungsang", Alesha menunjukkan kemampuan olah vokal, ekspresi, dan gerak tubuh yang sangat dinamis.
Penampilannya menghidupkan suasana cerita "Istana Tarusan Cermin", membuat penonton terkesima. "Dia hanya tunduk kepada tangan yang tidak dipenuhi amarah. Namun jika hatimu keruh, dia akan berat seperti batu," ucap Alesha dengan penuh penjiwaan saat memerankan tokoh dalam cerita tersebut.
Berhasil Meraih Juara III
Berkat kepiawaiannya dalam bertutur dan penguasaan panggung yang luar biasa, dewan juri menetapkan Alesha Queenaradila sebagai peraih Juara III. Atas prestasi tersebut, ia berhak membawa pulang trofi serta uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000.
Momen kebahagiaan Alesha terekam saat sesi foto bersama, di mana ia didampingi oleh para pembimbing dan panitia penyelenggara sambil memegang papan penghargaan sebagai bukti dedikasinya dalam dunia literasi.
Membangun Generasi BerAKHLAK
Penyelenggaraan lomba ini selaras dengan semangat BerAKHLAK yang diusung oleh instansi pemerintahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi mampu memahami makna di balik bacaan dan berani mengekspresikannya di depan publik.
"Masyaallah, teruslah berproses, nak. Semua peserta yang tampil adalah yang terbaik," ungkap salah satu pendamping, memberikan dukungan moral bagi Alesha dan seluruh talenta muda yang telah berpartisipasi.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh berharap pencapaian siswi dari SDS IT IPHI ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di Kota Payakumbuh untuk terus mencintai budaya membaca dan melestarikan kekayaan cerita rakyat Indonesia.
Rilis Editor : Bk red

