BREAKING NEWS

Mayoritas Dapur MBG Masih Gunakan Air Non-Standar, BUMD Asel Siap Perkuat Pasokan Air Aman


Klik86.com - 
Lombok Timur – Penggunaan air bersih dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur masih menjadi sorotan. Sebagian besar dapur penyedia makanan program tersebut diketahui belum sepenuhnya menggunakan air minum dalam kemasan (AMDK) yang terjamin kualitasnya.

PT Energi Selaparang sebagai produsen AMDK merek Asel melihat kondisi ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan standar keamanan pangan. Direktur utama perusahaan, Joyo Supeno, menyebutkan bahwa baru sekitar 15 persen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menggunakan air galon resmi dalam proses memasak.

“Masih banyak dapur yang memakai air isi ulang tanpa kepastian kualitas. Ini tentu berisiko terhadap makanan yang disajikan, apalagi untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kualitas air memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan kebersihan makanan. Air yang tidak memenuhi standar berpotensi mempercepat kerusakan makanan dan menimbulkan dampak kesehatan bagi penerima manfaat program.

Sementara itu, kebijakan dari Badan Gizi Nasional mengharuskan penggunaan bahan yang aman dan telah tersertifikasi, termasuk air yang digunakan dalam proses memasak di dapur MBG. Penggunaan produk lokal yang memiliki izin resmi juga menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi daerah.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Energi Selaparang mengaku telah menyiapkan kapasitas produksi yang memadai. Selain memproduksi ratusan galon per hari, perusahaan juga menghasilkan air kemasan dalam bentuk botol dan gelas yang telah melalui pengujian kualitas di laboratorium internal.

Distribusi produk dilakukan melalui jaringan agen yang tersebar di berbagai kecamatan, sehingga memudahkan penyaluran ke dapur-dapur MBG. Perusahaan juga tengah menjalin komunikasi dengan koperasi desa guna memperluas jangkauan distribusi di tingkat lokal.

Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Dinas Kesehatan terus mendorong peningkatan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Penggunaan air yang layak konsumsi dinilai sebagai salah satu faktor utama dalam menjamin kualitas makanan bagi masyarakat.

Dengan stok yang mencukupi serta harga yang bersaing, PT Energi Selaparang optimistis dapat memperluas penggunaan AMDK di dapur MBG dan mendukung keberhasilan program tersebut di Lombok Timur.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image