Camat Labuan Haji Dorong Desa Benahi Data Sosial dan Tingkatkan Kinerja Pemerintahan
Klik86.com - Lombok Timur — Pemerintah Kecamatan Labuan Haji, Kabupaten Lombok Timur, terus mendorong pemerintah desa agar lebih serius dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, terutama terkait evaluasi kinerja dan validasi data masyarakat penerima bantuan sosial.
Hal itu menjadi salah satu penekanan Camat Labuan Haji saat memberikan arahan dalam apel internal yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Camat mengingatkan para penjabat kepala desa agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tidak mengabaikan amanah yang telah diberikan.
Camat menyampaikan bahwa setiap penjabat kepala desa akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala. Evaluasi tersebut dilakukan setiap tiga bulan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di tingkat desa. Hasil evaluasi nantinya akan dilaporkan kepada camat dan diteruskan kepada Bupati Lombok Timur.
Menurutnya, evaluasi bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya pembinaan agar penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan lebih baik. Dengan adanya evaluasi rutin, setiap persoalan yang muncul di desa diharapkan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
Selain evaluasi kinerja, Camat juga menaruh perhatian besar terhadap pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Ia menilai, keakuratan data menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah desa diminta tidak hanya menunggu, tetapi aktif turun melihat kondisi warga secara langsung. Jika terdapat masyarakat kurang mampu yang belum terdata dengan benar, maka desa harus segera mengusulkan perbaikan data. Sebaliknya, warga yang sudah tidak layak menerima bantuan juga perlu diusulkan untuk dikeluarkan dari daftar penerima.
“Data bantuan sosial harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Jangan sampai warga yang membutuhkan justru tidak masuk daftar, sementara yang sudah tidak layak masih tercatat sebagai penerima,” tegas Camat.
Dalam arahannya, Camat juga menyinggung program Desa Berdaya yang digagas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah provinsi untuk memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Untuk Kecamatan Labuan Haji, terdapat tiga wilayah yang disebut telah mengikuti pemaparan program tersebut, yaitu Labuan Haji, Suryawangi, dan Penedagandor. Bantuan dalam program Desa Berdaya memiliki nilai berbeda, mulai dari Rp300 juta hingga Rp500 juta.
Bantuan dengan nilai Rp500 juta diprioritaskan bagi desa yang masuk kategori miskin ekstrem. Meski demikian, Camat menyampaikan bahwa di Kecamatan Labuan Haji kemungkinan tidak terdapat desa dengan status miskin ekstrem. Namun, ia menegaskan bahwa pendataan terhadap warga miskin ekstrem tetap harus dilakukan karena kondisi tersebut bisa saja ditemukan pada tingkat keluarga atau warga tertentu.
Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang berasal dari keluarga desil satu dan desil dua. Camat meminta pemerintah desa, kepala wilayah, dan perangkat terkait untuk mendata anak-anak tersebut agar dapat diusulkan mengikuti program Sekolah Rakyat.
Program Sekolah Rakyat dinilai menjadi peluang besar bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Sebab, seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung oleh pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, seragam, tempat tinggal di asrama, hingga makan dan minum.
Dengan adanya program tersebut, Camat berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat tetap bersekolah tanpa terkendala biaya. Pemerintah desa pun diminta berperan aktif memastikan tidak ada anak dari keluarga miskin ekstrem yang terlewat dari pendataan.
Pada kesempatan yang sama, Camat juga menyampaikan pesan keagamaan menjelang Hari Raya Iduladha. Ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk melaksanakan puasa Arafah pada 9 Zulhijah yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam.
Di akhir kegiatan, Camat turut menanggapi pertanyaan terkait laporan yang menyangkut salah satu desa atau kelurahan. Ia menjelaskan bahwa persoalan tersebut masih ditangani melalui pembinaan internal. Menurutnya, pembinaan perlu dilakukan terlebih dahulu agar pihak terkait memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan yang ada.
Namun, Camat menegaskan bahwa apabila tidak ada perubahan setelah dilakukan pembinaan, maka langkah lanjutan tetap dapat diambil sesuai aturan yang berlaku.
Melalui apel tersebut, Pemerintah Kecamatan Labuan Haji menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pemerintah desa. Desa diharapkan semakin aktif memperbaiki data sosial, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(red)
