BREAKING NEWS

Sebut LSM LIN OKI Cuma Cari Sensasi, AKPERSI: Jangan Asal Bicara dan Sesatkan Publik!

Klik86. Com ​JAKARTA,  – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) menyerang balik Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten OKI terkait tudingan miring dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pendidikan. AKPERSI menilai statemen LSM LIN tidak berdasar, menyesatkan, dan terkesan hanya mencari sensasi di ruang publik.

​Ketua Umum AKPERSI, Rhino Triono, S.Kom., S.H., menegaskan bahwa FGD yang dihadiri para kepala sekolah tersebut murni agenda mandiri untuk memperkuat kompetensi jurnalis dan literasi pendidikan, bukan ajang pungutan liar seperti yang diisukan.

​“Jangan asal berbicara dan menggiring opini seolah-olah memahami persoalan. Jika tidak mengetahui fakta dan mekanisme kegiatan, sebaiknya jangan membuat pernyataan yang justru menyesatkan masyarakat!” cetus Rhino Triono, S.Kom., S.H., merespons tudingan LSM LIN OKI.


Sentil LSM LIN yang Diduga 'Terganggu' Karena Kepala Sekolah Dilindungi

​Rhino Triono, S.Kom., S.H., meminta LSM LIN OKI untuk belajar lagi mengenai etika komunikasi publik dan fokus pada fungsi pengawasan yang objektif berbasis data, bukan bergerak atas dasar asumsi yang tendensius.

​Bahkan, ia mencurigai ada motif lain di balik serangan LSM LIN terhadap kegiatan edukatif tersebut.

​“Jangan sampai masyarakat menilai ada pihak-pihak yang merasa terganggu karena AKPERSI hadir membantu kepala sekolah menghadapi dugaan tekanan maupun intimidasi dari oknum tertentu yang mengatasnamakan LSM, ormas, maupun wartawan,” tembaknya secara terbuka.

Bantah Iuran Wajib, Sebut Media Penggiring Opini Melanggar Kode Etik

​Terkait isu penarikan uang kepada kepala sekolah, AKPERSI mengklarifikasi bahwa jika ada partisipasi dari peserta, hal itu sifatnya sukarela dan tanpa paksaan.

​Selain menyerang LSM LIN, AKPERSI juga menyayangkan media mattanews.co yang menayangkan pemberitaan sepihak tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu (cover both sides), yang dinilai melanggar Kode Etik Jurnalistik.

​“Kami berharap oknum wartawan dari media tersebut dapat belajar kembali mengenai kaidah jurnalistik yang benar. Jangan hanya memuat satu narasumber yang bersifat tendensius tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak yang diberitakan,” pungkas Rhino Triono, S.Kom., S.H.

Belum Ada Tanggapan Resmi dari LSM LIN OKI

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi Tajam Media telah berupaya menghubungi pihak LSM LIN Kabupaten OKI serta perwakilan redaksi mattanews.co guna meminta konfirmasi dan tanggapan lebih lanjut mengenai tudingan serta klarifikasi yang dilayangkan oleh DPP AKPERSI. Namun, pihak-pihak terkait belum memberikan respons resmi.

(Rilis DPP AKPERSI / Red)

pewarta : DPC AKPERSI Pagar Alam 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image