Polda Banten Tekankan Literasi Digital bagi Pelajar, Jangan Terburu-buru Ikuti Ajakan di Medsos
Klik86.com - SERANG – Polda Banten mengajak kalangan pelajar membangun kebiasaan berpikir kritis sebelum merespons berbagai ajakan yang beredar di media sosial. Seruan tersebut terutama ditujukan untuk mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa yang informasi mengenai tujuan dan risikonya belum dipahami secara utuh.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kecakapan menggunakan media sosial harus diimbangi dengan kemampuan menilai informasi secara bijaksana. Pelajar tidak cukup hanya mengetahui kabar yang sedang ramai diperbincangkan, tetapi juga perlu memastikan sumber dan kebenarannya sebelum mengambil keputusan.
Menurutnya, informasi yang tersebar luas belum tentu mencerminkan fakta secara lengkap. Oleh sebab itu, generasi muda perlu membiasakan diri memeriksa isi informasi, memahami konteks, serta mempertimbangkan akibat dari tindakan yang akan dilakukan.
Maruli juga mengingatkan agar pelajar tidak kehilangan kesempatan mengembangkan diri akibat pengaruh informasi atau ajakan yang belum jelas. Waktu di usia sekolah, lanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan akademik, mengembangkan minat, serta membangun bekal yang diperlukan untuk mencapai cita-cita.
“Adik-adik pelajar harus mampu menyaring informasi sebelum mempercayai atau mengikuti suatu ajakan. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Manfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih cita-cita,” ujar Maruli, Senin (19/10/2026).
Untuk memperkuat upaya tersebut, Polda Banten mendorong orang tua dan guru agar aktif mendampingi pelajar dalam menghadapi perkembangan informasi digital. Komunikasi yang baik antara anak, keluarga, dan sekolah diharapkan dapat membantu pelajar mengenali ajakan yang berisiko serta mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang.
Peran masyarakat juga dinilai penting dalam membentuk lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kesadaran untuk menggunakan media sosial secara sehat.
Imbauan ini sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang mendorong kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif. Dukungan bersama diperlukan agar pelajar dapat menjalani kegiatan pendidikan dengan nyaman dan fokus mengembangkan potensinya.
Polda Banten berharap generasi muda semakin cerdas dalam menyikapi informasi, mampu menentukan sikap secara mandiri, dan tidak mudah terbawa provokasi. Kepolisian juga mengajak para pelajar menjadikan prestasi, kedisiplinan, dan kegiatan positif sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan.
Dengan literasi digital yang baik serta dukungan keluarga dan sekolah, pelajar diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif, memperluas wawasan, dan meraih cita-cita tanpa mengabaikan tanggung jawabnya sebagai peserta didik.(red)

