BREAKING NEWS

Polda NTB Rangkul Tokoh Agama, Kapolda Tekankan Pentingnya Kebersamaan Menjaga Keamanan


Klik86.com - 
MATARAM – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat pendekatan keagamaan dalam membangun situasi keamanan yang kondusif melalui kegiatan tausiyah dan doa bersama di Masjid Baitussalam Polda NTB, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid tersebut diikuti Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., bersama Wakapolda, Irwasda, pejabat utama, serta personel Polda NTB.

Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berkontribusi dalam menjaga ketenteraman di lingkungan masing-masing.

Dalam tausiyahnya, Habib Husain menekankan bahwa keamanan bukan semata-mata persoalan penegakan hukum. Menurutnya, suasana damai juga tumbuh dari kesadaran masyarakat untuk menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan.

Ia menempatkan polisi, ulama, dan masyarakat sebagai tiga unsur yang memiliki peran berbeda, tetapi saling mendukung. Kepolisian bertugas menjaga ketertiban dan menegakkan hukum, ulama memberikan arahan moral melalui ajaran agama, sedangkan masyarakat berperan mempertahankan kerukunan serta kepedulian sosial.

Habib Husain juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan yang dekat antara aparat kepolisian dan pemuka agama. Komunikasi yang terjalin dengan baik dapat membantu membuka ruang penyelesaian masalah secara damai sebelum persoalan berkembang menjadi konflik.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mengutamakan dialog dan musyawarah ketika menghadapi perbedaan pendapat maupun persoalan sosial di tengah masyarakat.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turut menegaskan pentingnya menjaga kemitraan dengan para ulama dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal.

Selain mendengarkan tausiyah, seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk mengiringi kepemimpinan baru Polri. Doa dipanjatkan agar para pimpinan diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah serta seluruh personel senantiasa memperoleh petunjuk dan kekuatan ketika bertugas melayani masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap komunikasi dengan tokoh agama semakin erat dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan terus meningkat. Pendekatan melalui silaturahmi, pembinaan, dan penguatan nilai keagamaan diharapkan berjalan seiring dengan penegakan hukum.

Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, upaya menjaga stabilitas keamanan di NTB diharapkan menjadi tanggung jawab bersama yang bertumpu pada semangat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image