Basnaz Provinsi Kolaborasi Pemkot Lubuklinggau Serahkan RLHB
LUBUKLINGGAU - Kolaborasi antara Badan Amil Zakat (Basnaz) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) dan Basnaz Kota Lubuklinggau,bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.
Sukses melaksanakan kegiatan pembangunan Rumah Layak Huni Basnaz (RLHB) di tahun 2026,bagi warga yang tidak mampu di Kota Lubuklinggau.
Pembangunan RLHB dari Basnaz Kota Lubuklinggau,sebanyak 1 (Satu) unit rumah yang berada di RT 02 Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau.
Setelah sukses pelaksanaan pembangunan RLHB dari Basnaz Kota Lubuklinggau,maka dilakukan penyerahan bantuan program Linggau Juara.
Sebagai bentuk kepedulian dan mendukung program Pemkot Lubuklinggau,untuk itu dilakukan penyerahan kunci rumah oleh Basnaz bersama Walikota Lubuklinggau kepada warga Sumber Agung atas nama Ibuk Diana,Rabu (19/8).
Ketua Basnaz Provinsi Sumsel H Darami ,di tahun 2026 ini ada sebanyak 10 Rumah Layak Huni (RLH) yang masuk dalam program Basnaz Provinsi Sumsel sala satunya Kota Lubuklinggau.
Diberikan bantuan dari Basnaz Provinsi Sumsel ke Lubuklinggau hanya ada satu saja,ketika melihat kebutuhan-kebutuhannya oleh sebab itu Kota Lubuklinggau mendapatkan satu unit bantuan RLHB.
Bantuan Rumah Layak Huni Basnaz (RLHB) dari Basnaz Provinsi Sumsel 10 unti rumah itu,terbagi di 17 Kabupaten dan Kota se Sum-Sel.
Diantaranya di Kabupaten OKU,OKU Timur,OKU Selatan,Kabupaten Ogan Ilir (OI),Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),Kota Lubuklinggau,Kabupaten Banyu Asin dan Kabupaten Musi Banyu Asin.
" Karena keterbatasan anggaran,makanya di tahun 2026 hanya 10 unit rumah bantuan dari Basnaz Provinsi Sumsel,sedangkan bagi Kabupaten,Kota yang belum mendapatkan bantuan insyah allah di tahun depan,"ungkap H Darami.
Ia menjelaskan pembangunan terhadap RLHB di Kota Lubuklinggau ini,berdasarkan kolaborasi antara Basnaz Provinsi,Basnaz Kota Lubuklinggau dan Pemkot Lubuklinggau.
Dengan anggran sebesar Rp 35.000.000; (Tiga Puluh Limah Juta Rupiah) ,na dana 35 juta itu sebenarnya bukan bantuan dari Basnaz Provinsi Sumsel semua.
Melainkan adanya kolaborasi tadi,jadi Rp 25.000.000; (Dua Puluh Limah Juta) dari Basnaz Provinsi Sumsel dan Rp 10.000.000; (Sepuluh Juta Rupiah) bantuan dari Pemkot Lubuklinggau.
" Ya mudah-mudahan di 2027 mendatangkan di Kota Lubuklinggau ini tidak hanya satu unit saja,namun bisa lebih dari satu unit pembangunan RLHBnya,"tandas H Darami.
Ketua Basnaz Kota Lubuklinggau Marjianto menerangkan,pembangunan RLHB di Kelurahan Sumber Agung ini,kalau proses pembangunannya selama 52 (Limah Puluh Dua) hari.
Sebenarnya target kami dari pihak Basnaz Kota Lubuklinggau itu,proses pembangunan selama 25 hari di akibatkan terkendala dilapangan sehingga memakan waktu 52 hari.
" Kemudian RLHB yang pertama kali di Kota Lubuklinggau ini,bukan proyek Pemerintah ataupun proyek dari Basnaz melainkan bantuan dari bantuan amal dan zakat,"terang Marjianto.
Walikota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat menegaskan,sebetulnya proses pembangunan bantuan rumah di Sumber Agung ini yang paling lama memakan waktu 52 hari.
Syukur alhamdulillah proses pembangunannya sudah selesai,dan memang diakui jika pambangunan rumah bantuan dari Basnaz ini sungguh luar biasa.
Karena Pemkot Lubuklinggau untuk melakukan bedah rumah itu,hanya Rp 20.000.000; (Dua Puluh Juta Rupiah) saja dikasi bantuannya,bahkan ini menjadi representasi bagi Pemkot Lubuklinggau.
" Sehingga kedepannya nanti,untuk anggaran bedah rumah di Kota Lubuklinggau bisa ditambahkan menjadi Rp 30.000.000; (Tiga Puluh Juta Rupiah),"tegas Wako.(Zul)

