BREAKING NEWS

Baznas Lotim Catat Penghimpunan Rp24 Miliar, Bupati Bidik Target Baru dan Perluasan Layanan Sosial


Klik86.com - 
Lombok Timur – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menorehkan capaian positif dengan menghimpun dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya hingga lebih dari Rp24 miliar sepanjang satu tahun terakhir. Pencapaian tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Refleksi Satu Tahun Pengabdian Baznas Lombok Timur yang digelar pada Selasa (21/7/2026).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas peningkatan kinerja Baznas. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pengelola zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Baznas harus mampu menjadi solusi bagi warga yang membutuhkan bantuan, baik dalam bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sosial lainnya. Ia menilai semakin banyak masyarakat yang terbantu, maka semakin besar pula makna keberadaan Baznas di tengah masyarakat.

Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran Baznas agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih. Mengingat potensi zakat di Lombok Timur masih sangat besar, ia berharap upaya penghimpunan dana terus ditingkatkan melalui penguatan kepercayaan publik dan perluasan edukasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Haerul Warisin menetapkan target penghimpunan dana sebesar Rp31 miliar pada Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2027. Target itu diharapkan dapat mendukung berbagai program pelayanan sosial, termasuk rencana pengadaan 10 unit ambulans yang nantinya disiapkan untuk melayani masyarakat kurang mampu di seluruh wilayah Lombok Timur.

Skema layanan ambulans tersebut dirancang dengan pembagian satu kendaraan untuk dua kecamatan. Masyarakat yang membutuhkan nantinya dapat mengakses layanan melalui nomor siaga yang disediakan sehingga bantuan kesehatan dapat diberikan secara lebih cepat.

Selain itu, Bupati meminta Baznas terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan agar kepercayaan masyarakat terhadap Baznas semakin meningkat.

Ia juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan organisasi dan terus memperluas sosialisasi mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Kamli, melaporkan bahwa selama satu tahun terakhir pihaknya telah memberdayakan 110 amil dan amilat dalam mendukung pengelolaan zakat di daerah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dana yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp24 miliar, dengan komposisi terbesar berasal dari zakat sebesar sekitar Rp17 miliar. Selebihnya berasal dari infak yang nilainya lebih dari Rp1 miliar, serta dana CSR dan dana sosial keagamaan lainnya yang melampaui Rp6 miliar.

Menurut Kamli, seluruh dana yang terkumpul merupakan amanah masyarakat yang harus disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai ketentuan syariat dan prinsip akuntabilitas.

Selain peningkatan penghimpunan dana, Baznas Lombok Timur juga berhasil memperluas kemitraan dengan 11 institusi, baik perusahaan swasta, BUMN, BUMD, BPJS Ketenagakerjaan, hingga Perum BULOG.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Baznas Kabupaten Lombok Timur dan Perum BULOG Cabang Lombok Timur terkait kerja sama pengadaan barang dan jasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petugas kebersihan, serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sektor pertanian. Baznas juga memberikan penghargaan kepada sejumlah muzakki yang dinilai berkomitmen dalam mendukung program zakat, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, PT Selaparang Finansial, dan PT Bank NTB Syariah.

Momentum refleksi satu tahun pengabdian itu turut ditandai dengan peluncuran aplikasi Baznas Smart (B-Smart). Inovasi digital tersebut dikembangkan untuk mempermudah pelayanan administrasi, mulai dari pengelolaan surat-menyurat, pengajuan proposal, hingga integrasi data muzakki, mustahik, serta laporan penerimaan zakat secara digital.

Melalui penerapan sistem tersebut, Baznas Lombok Timur berharap tata kelola lembaga menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di era digital.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image