Kasus Penangkapan Enam Warga Picu Evaluasi Pembinaan Pemuda di Labuhan Lombok
0 menit baca
Kepala Desa Labuhan Lombok, H.J. Siti Zaenab Masaro, mengungkapkan bahwa dari pengamatan pemerintah desa, para pemuda yang terlibat tidak berada dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Hal itu mendorong dugaan bahwa persoalan lebih berkaitan dengan perilaku remaja serta pengaruh pergaulan sehari-hari.
Menurutnya, desa sebenarnya telah menjalankan sejumlah program pencegahan, terutama yang menyasar generasi muda. Kegiatan edukatif seperti penyuluhan mengenai risiko narkoba dan dampak kenakalan remaja rutin digelar dengan melibatkan para pemuda.
Ia menambahkan, upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lombok Timur yang pernah memberikan pembekalan langsung kepada warga desa. Namun, hasil pembinaan dinilai tetap bergantung pada kemauan pribadi masing-masing remaja.
Pemerintah desa kini mendorong adanya program pendampingan yang lebih intensif dari pemerintah kabupaten agar langkah pencegahan dapat berjalan berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan keluarga dan tokoh masyarakat dianggap penting untuk mengawasi aktivitas remaja di lingkungan mereka.
Melalui kerja sama berbagai pihak, desa berharap generasi muda dapat diarahkan pada kegiatan yang produktif sehingga risiko terjadinya pelanggaran serupa di kemudian hari dapat ditekan.(red)