Awal 2026, Musi Rawas Akan dibangun "Sekolah Rakyat" gratis Bagi Warga Miskin dan Miskin Ekstrem
LOKASI- Pihak balai Kementrian PU di Palembang saat mengecek lokasi sekolah rakyat di Kabupaten Mura./Foto: Istimewa
KLIK86, COM, MUSI RAWAS- Kabar baik Bagi anak-anak warga Kabupaten Musi Rawas (Mura) dengan kategori miskin dan miskin eksrem karena akan mendapatkan pendidikan gratis.
Pendidikan gratis ini adanya program sekolah rakyat dari Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia untuk pengentasan kemiskinan.
Saat diwawancarai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mura Dien Candra melalui Kabid LimJamsos Yusi Anedi mengatakan untuk sekolah rakyat rencana akan di bangun awal tahun 2026.
Sekolah rakyat ini akan dibangun di dekat Lapangan Bola kaki, yakni di Jalan Agropolitan Center, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, atau tepatnya di belakang kantor Inspektorat.
"Lahan yang disiapkan ada 6,3 hektar, untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA". Ucap Yusi saat diwawancarai Senin (4/8/2025)
Dengan rincian untuk SD ada 6 Rumble atau kelas, SMP 3 rumbel/kelas dan SMA tiga rumbel/kelas
Dijelaskan Yusi, bahwa kita Dinsos Kabupaten Mura bekerja sama dengan Dinas terkait lainnya sebelum ya sudah mengajukan proposal ke kantor Kemensos di Kalibata Jakarta pada 22 April 2025 lalu. Pada saat itu langsung diterima dan dicek kelengkapan berkasnya.
"Alhamdulillah berkas untuk sekolah Rakyat Kabupaten Musi Rawas diterima dan pada 10 Juli 2025". paparnya
Bahkan tim balai PU Palembang sudah mengecek langsung ke lokasi tanah sekolah rakyat ini yang kurang lebih luasnya 6,3 hektar yang merupakan hibah dari Pemkab Musi Rawas, yang lokasinya sangat strategis dan sudah di terima oleh tim penilai.
"Alhamdulillah lahan ini jauh dari lokasi Suntet itu, kultur tanah dan kelembaban tanah tersebut, kondisi tanah datar dan keras dan juga akses jalan sangat mendukung dekat dengan lapangan bola kaki, dekat Kapolres dan rumah sakit yang jelas sangat strategis". Paparnya
Lanjutnya, Yusi juga menyampaikan bahwa sekolah rakyat ini diperuntukan sesuai dengan mengacu intruksi Presiden Nomor 8 tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Yang anak-anak yang sekolah di sekolah rakyat adalah anak-anak yang termasuk di desil satu dan dua. Yang dikatakan desil itu adalah pembagian keluarga masyarakat berdasarkan pengeluaran dengan desil satu itu yang keluarga pengeluarannya ada dan tidak ada pendapatan atau tidak ada pekerjaan.
Ditambahkannya maka semua anak-anak yang dikumpul di sekolah rakyat akan di asramakan, yang pastinya warga asli masyarakat Musi Rawas dibuktikan dengan KK dan KTP.
Sedangkan untuk tenaga pengajarnya Insya Allah ada penambahan guru dan penambahan lapangan pekerjaan lainnya seperti satpam, tukang masak dan lain-lainnya
"Dan awal 2026 akan dilakukan titik nol berarti diajaran bari di Juni atau Juli 2026 lah sudah ada menerimaan murid baru untuk sekolah rakyat ini". Tutupnya. (Adi)

