Transformasi Digital Desa: Lombok Timur Luncurkan Sistem Pajak dan Keuangan Terintegrasi
klik86.com - Lombok Timur, 22 Mei 2025 - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah dengan meluncurkan integrasi dua platform digital, yakni Sipdah (Sistem Informasi Perpajakan Daerah) dan Siskeudes (Sistem Keuangan Desa). Kegiatan peluncuran berlangsung di Kecamatan Sembalun dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat sistem keuangan yang akuntabel di tingkat desa. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan edukasi perpajakan yang dihadiri oleh kepala desa, bendahara desa, serta sejumlah wajib pajak lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hadiwijaya menyampaikan bahwa era digital menuntut sistem pemerintahan yang cerdas dan responsif. Oleh karena itu, integrasi Sipdah dan Siskeudes diharapkan dapat menjadi fondasi baru dalam membangun pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.
"Transformasi digital ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal membangun budaya tata kelola yang rapi, terbuka, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Hadiwijaya di hadapan para peserta sosialisasi.
Ia juga menekankan bahwa sistem perpajakan daerah dan pengelolaan dana desa kini tidak bisa lagi dikelola secara manual. Kehadiran sistem terintegrasi akan mempermudah pencatatan, pelaporan, serta monitoring pajak dan belanja desa secara real-time.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah narasumber, termasuk Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas PMD, dan Kepala UPT Samsat Selong. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan informasi teknis dan strategi implementasi sistem baru yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pelatihan penggunaan aplikasi yang memungkinkan perangkat desa menginput data dan mengakses informasi fiskal secara mandiri dan akurat. Diskusi interaktif antara peserta dan pemateri pun menjadi wadah untuk menyampaikan tantangan dan solusi dari lapangan.
Peluncuran integrasi sistem ini menjadi simbol keseriusan Pemkab Lombok Timur dalam mempercepat reformasi birokrasi berbasis digital, sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.(red)
