Rendahnya Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Selong Genjot Perlindungan Tenaga Kerja di Lombok Timur
klik86.com - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Selong menyiapkan strategi agresif untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2025. Dengan jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 504 ribu orang, lembaga tersebut menargetkan lebih dari separuhnya—tepatnya 54 persen—ikut serta dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Namun saat ini, angka kepesertaan masih berada di kisaran 28 persen. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Selong, Muhammad Yohan Firmansyah, menyampaikan hal itu dalam sebuah kegiatan resmi penyerahan manfaat jaminan sosial di Pendopo Bupati Lombok Timur, Kamis (22/05/2025).
“Capaian saat ini memang belum ideal, tapi kami menyesuaikan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menempatkan perlindungan pekerja sebagai prioritas,” kata Yohan.
Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama adalah belum adanya pencairan anggaran yang dialokasikan untuk iuran pekerja di bawah naungan pemerintah daerah. Kondisi tersebut dinilai cukup menghambat perluasan kepesertaan, terutama di sektor pekerja formal milik pemerintah.
Selama empat bulan pertama tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan Selong telah memproses lebih dari 1.000 pengajuan klaim dari peserta program. Klaim tersebut mencakup risiko kecelakaan kerja dan kematian, dengan total santunan yang dibayarkan mencapai Rp 9,6 miliar. Dalam acara di Pendopo, 10 ahli waris peserta menerima langsung hak santunan mereka.
Yohan menambahkan, keterlibatan pihak swasta sangat dibutuhkan untuk mencapai target kepesertaan yang telah ditetapkan. Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian perusahaan dalam mendaftarkan pekerja mereka ke program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Banyak perusahaan yang belum menunaikan kewajiban untuk memberikan perlindungan kerja kepada pegawainya. Kami juga membuka ruang bagi pekerja mandiri untuk bergabung sebagai peserta aktif,” jelasnya.
Dengan edukasi yang terus digencarkan dan pendekatan langsung ke masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan berharap partisipasi pekerja, baik dari sektor formal maupun informal, akan meningkat. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, sejahtera, dan terlindungi di seluruh wilayah Lombok Timur.(red)
