Haul dan HUT Yayasan Maraqitta’limat, Pj Bupati Lotim Dorong Kemajuan Pendidikan
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa santri memiliki peran krusial dalam pembangunan daerah. Ia juga menyebut bahwa keberadaan pesantren adalah anugerah bagi Lombok Timur.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Haul ke-34 TGH. M. Zainuddin Arsyad yang bersamaan dengan peringatan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat pada Sabtu (15/2).
M. Juaini Taofik optimistis bahwa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru akan mampu membawa Lombok Timur menuju kesejahteraan yang lebih baik.
Acara yang digelar di Ponpes Maraqitta’limat Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, perwakilan Bank NTB Syariah, Baznas Lotim, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, para tuan guru, serta santri dan jamaah Maraqitta’limat.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga membahas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur yang saat ini berada di posisi ketujuh di NTB. Ia berharap dengan adanya dukungan yang berkelanjutan dalam sektor pendidikan, IPM dapat terus meningkat.
“Pendidikan adalah indikator utama dalam mengukur perkembangan suatu daerah atau negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat jalinan sinergi, kolaborasi, dan kemitraan dengan berbagai pihak.
“Pesantren yang tetap eksis dan mampu berkembang dalam menghadapi perubahan zaman adalah yang mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Maraqitta’limat, H. M. Fadlurrahman, mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Berkah untuk Kita, Bersinar untuk Masa Depan.” Tema ini mencerminkan program-program yayasan yang telah dilaksanakan serta relevan dengan agenda nasional tahun 2024, yaitu Pilkada.
Ia berharap nilai keberkahan yang diusung dalam tema tersebut dapat membawa kemajuan dan keberhasilan bagi bangsa.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan jamaah dan tokoh masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah, baik di sektor pendidikan maupun sosial.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya membangun daerah dan negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat hubungan silaturahmi serta meningkatkan semangat kerja sama demi kemajuan Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur.
Acara kemudian ditutup dengan sesi pengajian yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz.
(dan)
