Lima Tahun Yanwi NW Kebon Erat, Haerul Warisin Beri Bantuan Rp50 Juta dan Wakafkan Lahan
Klik86.com - LOMBOK TIMUR – Peringatan lima tahun perjalanan Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (YANWI) NW Kebon Erat menjadi momentum penguatan dukungan terhadap pendidikan Islam di Lombok Timur. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan komitmennya untuk membantu pengembangan pesantren melalui bantuan anggaran dan wakaf lahan.
Kegiatan Haflah Hadi ke-5 yang berlangsung di Kelayu Utara, Kecamatan Selong, Ahad (1/11/2026), diisi dengan pesan-pesan tentang pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan luas, berpegang teguh pada nilai agama, serta menjunjung tinggi akhlak.
Dalam kesempatan itu, Haerul Warisin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan yayasan. Dukungan juga diberikan secara pribadi dengan mewakafkan tanah seluas dua are setelah membelinya untuk kepentingan pengembangan pondok pesantren.
Bupati memandang keberadaan lembaga pendidikan seperti Yanwi NW Kebon Erat sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat. Menurutnya, yayasan pendidikan telah mengambil peran penting dengan membuka layanan pendidikan pada berbagai tingkatan, sehingga semakin banyak anak dapat memperoleh akses sekolah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan memberikan pendidikan akademik. Penanaman nilai keagamaan, pembentukan karakter, dan pembiasaan adab harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.
Selain menyoroti sektor pendidikan, Haerul juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan arah pembangunan daerah. Ia mengajak masyarakat ikut berkontribusi menciptakan perubahan di Lombok Timur dengan memastikan pembangunan dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan perdesaan.
Menurutnya, pemerintah daerah masih terus menggenjot pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi. Perhatian terhadap sektor pengairan dinilai penting karena Lombok Timur memiliki peran sebagai salah satu daerah penyangga pangan.
Karena itu, Bupati meminta masyarakat turut menjaga sumber mata air dan jalur irigasi. Kelestarian sumber air harus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan pengairan lahan pertanian tetap terpenuhi dan tidak mengganggu produktivitas petani.
Apresiasi terhadap perkembangan Yanwi NW Kebon Erat juga disampaikan Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi NTB, H. Ahmad Rusli. Ia menilai kemampuan yayasan bertahan dan berkembang hingga memasuki tahun kelima merupakan pencapaian yang patut dihargai, mengingat tidak mudah membangun lembaga pendidikan dari tahap awal hingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap pesantren tersebut terus memperkuat kualitas pendidikannya dan mampu melahirkan ulama yang memiliki kapasitas keilmuan serta mendapat tempat di tengah masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Ahmad Rusli turut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pondok pesantren. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan tidak mungkin berkembang secara maksimal tanpa adanya dukungan dan kepercayaan dari lingkungan sekitarnya.
Ia juga menyebut para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada pesantren sebagai pihak yang telah mengambil langkah positif dalam mempersiapkan masa depan generasi muda melalui pendidikan agama dan ilmu pengetahuan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan tersebut, BAZNAS Provinsi NTB menyerahkan bantuan senilai Rp5 juta kepada Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah.
Melalui peringatan lima tahun ini, Yanwi NW Kebon Erat diharapkan semakin mampu memperluas perannya sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan keagamaan. Dukungan pemerintah, lembaga zakat, serta masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan pesantren yang semakin maju dan melahirkan generasi Qurani berakhlak mulia.(red)

