BREAKING NEWS

Roah Vol. 5 Dorong Seni Berbasis Nilai Budaya, Pemkab Lotim Bidik Potensi Ekonomi Kreatif


Klik86.com - 
LOMBOK TIMUR – Pengembangan seni pertunjukan dinilai memiliki peluang besar untuk mendukung pelestarian kebudayaan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat. Hal ini menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam penyelenggaraan Festival Roah Vol. 5 Standoq yang diinisiasi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Universitas Hamzanwadi.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyebut kegiatan seni budaya semacam ini perlu terus dikembangkan karena memiliki manfaat yang melampaui aktivitas pertunjukan. Selain menjadi tempat bagi mahasiswa menampilkan kreativitas, festival tersebut juga memberikan ruang bagi kegiatan sosial dan promosi produk UMKM.

Hal itu disampaikannya ketika membuka Festival Roah Vol. 5 Standoq di Ruang Terbuka Serbaguna Dinas Perdagangan Lombok Timur, Jumat (30/10/2026).

Edwin berharap penyelenggaraan Roah dapat terus menghadirkan inovasi dengan memperhatikan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Ia bahkan mendorong agar seni dapat dimanfaatkan sebagai media dakwah sehingga pesan keagamaan dan moral bisa disampaikan melalui pendekatan budaya.

Menurutnya, mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia seni harus mampu memahami batasan dan tanggung jawab dalam berkarya. Ekspresi seni yang ditampilkan diharapkan tetap mencerminkan kearifan lokal serta tidak bertentangan dengan nilai religius yang menjadi karakter masyarakat Sasak.

Lebih jauh, pemerintah daerah juga memandang kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari potensi ekonomi kreatif yang perlu dimaksimalkan. Pemkab Lombok Timur kini berupaya menghidupkan berbagai kegiatan berbasis event di sejumlah wilayah untuk menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Langkah tersebut diharapkan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, meningkatkan produktivitas pelaku usaha, serta menjadi salah satu upaya mengurangi pengangguran dalam menghadapi bonus demografi.

Edwin juga menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia menginginkan hubungan antara pemerintah dan kampus tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui kerja sama konkret yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dari pihak Universitas Hamzanwadi, Wakil Rektor I Abdullah Muzakar turut menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa dan dosen PSP dalam mempertahankan penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai konsistensi ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas pengembangan seni pertunjukan.

Capaian tersebut juga berjalan seiring dengan keberhasilan PSP memperoleh predikat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik). Prestasi ini menjadi salah satu pengakuan atas kualitas dan pengembangan program studi yang terus dilakukan.

Meski demikian, Abdullah mengingatkan bahwa keberhasilan institusi pendidikan tinggi semestinya turut diukur dari kontribusi yang diberikan kepada lingkungan sekitarnya. Kampus diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang seni dan kebudayaan.

Ia pun berharap kemitraan antara Universitas Hamzanwadi dan Pemkab Lombok Timur semakin berkembang sehingga potensi kebudayaan daerah dapat dikelola melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Festival Roah Vol. 5 Standoq sendiri digelar pada 30–31 Oktober 2026 dengan mengusung jargon Sopoq Tande, Luek Makne. Selama pelaksanaannya, pengunjung disuguhkan berbagai agenda, mulai dari pertunjukan musik dan tari, pemutaran film, hingga bazar kuliner.

Kemeriahan festival juga melibatkan musisi lokal Lombok serta siswa SMA dan sederajat. Kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenalkan dunia seni pertunjukan sekaligus membangun ketertarikan generasi muda terhadap kebudayaan lokal.

Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, Roah Vol. 5 Standoq diharapkan mampu menjadi salah satu ruang pengembangan kreativitas daerah yang menghubungkan dunia pendidikan, pelestarian budaya, dan peluang ekonomi masyarakat di Lombok Timur.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image