BREAKING NEWS

Pemkab Lotim Siapkan Kolaborasi untuk Hidupkan Kembali Potensi Wisata Joben


Klik86.com - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mematangkan rencana pengembangan kawasan Joben sebagai salah satu potensi wisata alam yang dinilai memiliki prospek besar. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah daerah membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai upaya mempercepat pembangunan tanpa membebani kemampuan keuangan daerah.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan, APBD memiliki tanggung jawab besar dalam membiayai berbagai kebutuhan dasar dan pelayanan masyarakat. Kondisi itu membuat pemerintah daerah perlu mencari sumber dukungan lain melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan tetap berpihak pada kepentingan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati menghadiri kegiatan pemberian tanda batas Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam (PB-PSWA) di kawasan Resort Tete Batu, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kamis (20/8/2026).

Menurut Bupati, perubahan status Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) merupakan perkembangan yang perlu dimanfaatkan secara maksimal. Dengan sistem pengelolaan yang lebih fleksibel, berbagai kebutuhan dan program di tingkat satuan kerja diharapkan dapat diproses lebih cepat tanpa harus melalui mekanisme koordinasi panjang di tingkat pusat.

Menindaklanjuti peluang tersebut, Bupati meminta sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Perizinan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi terkait lainnya, untuk menyusun langkah dan kajian yang dapat memperkuat posisi Lombok Timur dalam memanfaatkan peluang kerja sama dan potensi penerimaan daerah.

Kawasan Joben menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam rencana tersebut. Selama ini, kawasan tersebut dikenal memiliki kekayaan alam yang lengkap. Suasana pegunungan yang sejuk, sumber air, air terjun, kolam pemandian, hingga kawasan hutan yang masih terjaga menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana melakukan penataan dengan pendekatan yang lebih terukur. Pengembangan kawasan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aktivitas pariwisata, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan dalam membayar pajak. Ia menilai penerimaan dari sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Sementara kepada jajaran aparatur, Bupati menegaskan pentingnya memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan tertentu.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman perdana pal batas kawasan PB-PSWA oleh Bupati bersama Direktur Utama PT Energi Selaparang. Penetapan batas itu mencakup area seluas 25 hektare yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha jasa lingkungan berbasis ekowisata.

Langkah tersebut diharapkan menjadi awal baru dalam pengembangan potensi kawasan Joben. Dengan pengelolaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak, kawasan ini diharapkan dapat tumbuh sebagai salah satu penggerak pariwisata dan perekonomian baru di Lombok Timur.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image