BREAKING NEWS

Panen di Sembalun, Titiek Soeharto Tekankan Pentingnya Kemandirian Bawang Putih


Klik86.com - 
Lombok Timur – Produksi bawang putih dalam negeri dinilai perlu kembali diperkuat untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap komoditas impor. Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri panen bawang putih di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Rabu (19/8/2026).

Dalam kunjungannya, Titiek memberikan apresiasi terhadap upaya Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional Polri bersama Kementerian Pertanian yang mendorong peningkatan produksi bawang putih. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ia menilai keberhasilan membangun kembali swasembada pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, petani, hingga pelaku usaha harus bergerak dalam satu arah agar pengembangan komoditas pangan tidak berhenti pada kegiatan tanam dan panen semata.

“Untuk mencapai swasembada, semua pihak harus terlibat sesuai tugas dan perannya masing-masing,” kata Titiek.

Titiek mengungkapkan bahwa Indonesia bukan negara yang asing dengan swasembada bawang putih. Pada 1994, produksi dalam negeri pernah mampu memenuhi kebutuhan nasional. Namun kondisi tersebut berubah dan Indonesia kini masih sangat bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Menurutnya, ketergantungan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap melalui peningkatan produksi nasional, penguatan petani, dan kebijakan yang konsisten.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan di sektor pertanian dan pangan, Komisi IV DPR RI, kata Titiek, akan terus mengawal kebijakan pemerintah. Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dapat memberikan kepastian kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas.

Sembalun dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu kawasan penting dalam pengembangan bawang putih. Kondisi wilayah yang mendukung budidaya komoditas tersebut menjadi modal untuk memperluas produksi sekaligus meningkatkan kontribusi daerah terhadap kebutuhan nasional.

Titiek berharap gerakan peningkatan produksi bawang putih dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia perlahan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor. Upaya tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga menyangkut penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image