BREAKING NEWS

PMI Asal Keruak Terima Uluran Tangan Baznas Lotim, Bantuan Difokuskan untuk Proses Kepulangan


Klik86.com - 
Lombok Timur – Kepedulian terhadap warga Lombok Timur yang mengalami musibah di luar negeri kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur. Lembaga tersebut menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada keluarga seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, yang mengalami kecelakaan saat berada di Malaysia, Rabu (15/07/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kemanusiaan sekaligus untuk membantu kebutuhan keluarga selama proses pemulangan korban ke Lombok Timur.

PMI yang menerima bantuan tersebut diketahui bernama Saniah, warga Dusun Bagik Polak, Desa Batu Putik. Ia mengalami kecelakaan tabrak lari di wilayah Segamat, Malaysia. Peristiwa itu mengakibatkan korban mengalami cedera serius hingga menyebabkan gangguan permanen pada salah satu kakinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah mendapatkan penanganan medis di Malaysia, Saniah direncanakan dipindahkan ke Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lombok Timur. Selama masa pemulangan tersebut, keluarga membutuhkan dukungan biaya untuk berbagai keperluan di luar layanan kesehatan.

Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program sosial Baznas untuk membantu masyarakat Lombok Timur yang sedang menghadapi kondisi darurat, termasuk warga yang mengalami musibah saat bekerja di luar negeri.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, korban sempat tidak segera ditemukan usai menjadi korban tabrak lari. Ketika berhasil dievakuasi, kondisinya sudah mengalami luka berat sehingga harus menjalani perawatan intensif. Sementara itu, seorang rekan korban yang turut mengalami kecelakaan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi belum sadar.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian kepada korban meskipun diketahui berstatus sebagai pekerja migran nonprosedural. Untuk memperlancar proses kepulangan, Baznas akan bersinergi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur agar seluruh tahapan dapat terlaksana dengan baik.

Selain memfasilitasi koordinasi antarinstansi, langkah tersebut juga dilakukan agar korban dapat segera kembali ke daerah asal dan memperoleh penanganan medis lanjutan bersama keluarga.

Baznas menegaskan bahwa dana bantuan senilai Rp5 juta bukan dialokasikan sebagai biaya pengobatan. Mengingat layanan kesehatan telah ditanggung melalui program BPJS Kesehatan, bantuan tersebut lebih diarahkan untuk membantu kebutuhan hidup keluarga serta biaya transportasi selama proses pemulangan korban dari Batam menuju Lombok Timur.

Melalui bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Baznas berharap keluarga korban dapat sedikit terbantu dalam menghadapi situasi sulit yang dialami, sekaligus memastikan proses kepulangan Saniah berlangsung lancar hingga dapat kembali menjalani perawatan di kampung halamannya.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image