Pemkab Lombok Timur Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Petugas Diminta Adaptif di Lapangan
Klik86.com - Lombok Timur – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Timur resmi dicanangkan melalui kegiatan yang digelar di Taman Rinjani Selong, Ahad (21/6/2026). Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap agenda pendataan ekonomi nasional yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan pesan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, perangkat wilayah, hingga masyarakat luas untuk ikut membantu kelancaran Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Sekda, sensus ekonomi menjadi agenda penting karena hasilnya akan menggambarkan kondisi perekonomian masyarakat secara lebih jelas. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.
Ia menilai, pembangunan yang tepat tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan data yang valid. Karena itu, masyarakat diminta memberikan keterangan secara jujur ketika didatangi petugas sensus. Sekda juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni pendataan dan tidak berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial.
Kepada para petugas sensus, Sekda berpesan agar menjalankan tugas dengan pendekatan yang santun dan komunikatif. Petugas diminta tidak hanya mencatat data, tetapi juga mampu menjelaskan maksud kedatangan mereka kepada warga agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi lapangan di Lombok Timur memiliki tantangan tersendiri. Sebagian besar masyarakat tinggal di wilayah pedesaan dan saat ini banyak warga sedang disibukkan dengan aktivitas musim tembakau. Akibatnya, tidak semua warga dapat ditemui di rumah pada waktu pendataan.
Untuk itu, Sekda meminta petugas bersikap fleksibel dalam mengatur jadwal kunjungan. Bila warga tidak berada di rumah, petugas dapat melakukan kunjungan ulang atau menyesuaikan waktu pendataan dengan aktivitas masyarakat, termasuk mendatangi lokasi warga bekerja apabila memungkinkan.
Sekda juga berharap dukungan media massa dalam menyebarluaskan informasi mengenai Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, pemberitaan yang luas akan membantu masyarakat memahami pentingnya sensus dan membuat proses pendataan berjalan lebih mudah.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam pencanangan tersebut. Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia.
Sri Endah menerangkan bahwa pendataan akan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga Agustus 2026 dengan melibatkan petugas yang telah disiapkan untuk turun ke masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Lombok Timur, Iqbal Rifai, turut memperkenalkan layanan keimigrasian yang kini tersedia di Selong. Ia menyampaikan bahwa masyarakat Lombok Timur tidak perlu lagi ke Mataram untuk mengurus paspor karena pelayanan tersebut sudah dapat diakses di daerah sendiri.
Iqbal menambahkan, Kantor Imigrasi Lombok Timur juga memberikan pelayanan bagi warga negara asing yang berada di wilayah Lombok Timur. Ia turut menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan berharap kegiatan tersebut menghasilkan data yang akurat bagi masa depan pembangunan daerah.
Kegiatan pencanangan yang dirangkaikan dengan Car Free Day itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Lombok Timur. Setelah itu, dilakukan penyematan rompi secara simbolis kepada perwakilan petugas sensus sebagai tanda kesiapan pelaksanaan pendataan.
Acara juga diisi dengan penandatanganan piagam komitmen bersama oleh Sekda, Kepala BPS, dan Danramil sebagai wujud sinergi lintas sektor. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan balon ke udara oleh unsur pemerintah daerah, BPS, Kantor Imigrasi, OPD, serta para petugas Sensus Ekonomi 2026.(red)
