Festival Muharram 1448 H di Lombok Timur, Wabup Edwin Tekankan Semangat Hijrah dan Kebersamaan
Klik86.com - Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar doa bersama akhir tahun dan awal tahun Hijriah di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Festival 1 Muharram 1448 Hijriah.
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Peringatan 1 Muharram kali ini juga menjadi momentum refleksi perjalanan dua tahun kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Dalam sambutannya, Wabup Edwin mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Ia menyampaikan, semangat hijrah tidak hanya dimaknai secara pribadi, tetapi juga harus tercermin dalam upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wabup Edwin juga menyampaikan kabar baik terkait capaian kafilah Lombok Timur pada MTQ XXXI tingkat Provinsi NTB. Lombok Timur berhasil menempatkan peserta pada 21 mata lomba final dan berada di peringkat kedua setelah tuan rumah.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya. Perubahan pola pembinaan, penguatan LPTQ, serta keseriusan dalam menyiapkan peserta dinilai menjadi faktor penting di balik peningkatan prestasi tersebut.
“Kita patut bersyukur karena ada peningkatan yang cukup besar. Ini sejalan dengan makna hijrah, yaitu berusaha menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkap Wabup Edwin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus berupaya mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan atau SMART. Meski demikian, ia tidak menampik masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.
Wabup Edwin menyebut, pemerintah daerah bersama seluruh organisasi perangkat daerah terus melakukan penataan program dan pengelolaan anggaran agar lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran.
“Tentu masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Karena itu, kami bersama kepala-kepala OPD terus berupaya menata pembangunan agar visi dan misi daerah dapat tercapai,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan keagamaan seperti peringatan 1 Muharram menjadi bagian dari penguatan visi religius Pemkab Lombok Timur. Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendukung pembinaan keagamaan melalui LPTQ, kegiatan lomba, serta pendekatan dengan pondok pesantren.
Di sisi lain, pembangunan daerah juga tetap diarahkan pada sektor-sektor prioritas seperti ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan peningkatan pelayanan masyarakat. Menurutnya, seluruh program tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan nilai sosial dan spiritual masyarakat.
Wabup Edwin juga menaruh harapan agar Festival Muharram ke depan dapat terus dikembangkan. Ia mendorong keterlibatan lebih banyak desa dalam parade dulang agar kegiatan tersebut semakin beragam dan menjadi ruang kebersamaan masyarakat Lombok Timur.
Parade dulang, kata dia, menjadi gambaran kuatnya nilai gotong royong, kepedulian, dan kekompakan masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai sebagai modal sosial penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita rawat. Dengan itu, Lombok Timur bisa terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wabup Edwin mengajak seluruh masyarakat Lombok Timur menyambut tahun baru Islam dengan menjaga persatuan, memperkuat keamanan lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian dan uraian hikmah 1 Muharram yang disampaikan oleh TGH. Muzayyin Shobri. Acara ditutup dengan santap bersama 1.448 dulang yang disiapkan oleh masyarakat Desa Pengadangan.(red)
