Kurang dari 24 Jam, Polres Lahat Ringkus Terduga Pelaku Mutilasi di Pulau Pinang
Kronologi Penemuan: Terkubur di Kebun Sendiri
Peristiwa tragis ini menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial S.A (63). Korban ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh terbagi dalam tiga kantong plastik yang ditimbun di sebuah lubang galian di area kebun miliknya.
Penemuan memilukan ini bermula dari kecurigaan sang anak, S (49), yang mengaku tidak melihat ibunya selama sepekan terakhir. Pencarian intensif membuahkan hasil pahit setelah saksi R, seorang tetangga, memberikan informasi mengenai adanya galian tanah mencurigakan di kebun korban. Saat digali, warga dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh yang langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Pelaku Diduga Anak Kandung
Berdasarkan hasil penyelidikan cepat dan olah TKP oleh Tim Inafis, polisi mengarahkan dugaan kepada orang terdekat korban. Tersangka berinisial A.F, yang merupakan anak bungsu korban sekaligus teman serumahnya, sempat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya diringkus petugas di wilayah Kabupaten Lahat.
"Kami akan menindak tegas pelaku kejahatan, terlebih yang terjadi di lingkup keluarga. Proses hukum dipastikan berjalan transparan dan sesuai prosedur yang berlaku," tegas Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK.
Motif Masih Didalami
Meski pelaku sudah diamankan, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Lahat untuk proses autopsi guna melengkapi berkas penyidikan.
Kapolres Lahat mengapresiasi kerja keras personel di lapangan serta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika di lingkungan sekitar.
Pewarta : Bk

