Jembatan Putus dan Rumah Terendam, Desa Lubuk Resam Terisolasi Akibat Banjir Bandang!
Akses Utama Lumpuh Total
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Jembatan permanen yang menjadi urat nadi penghubung desa kini putus total. Struktur beton jembatan terlihat hancur dihantam material kayu dan arus air yang sangat deras.
"Tidak ada lagi jalan keluar-masuk bagi kendaraan. Kami benar-benar terisolasi sekarang," ujar salah satu warga yang berdiri lemas di tepi sungai sembari menunjuk ke arah pondasi jembatan yang tersisa.
Rumah Warga Terendam Lumpur
Banjir tidak hanya memutus akses, tetapi juga menerjang rumah-rumah warga. Video amatir merekam kondisi interior rumah yang terendam air setinggi lutut orang dewasa. Lantai rumah kini tertutup lapisan lumpur tebal, sementara perabotan rumah tangga terlihat rusak berantakan.
Beberapa warga tampak berusaha menyelamatkan barang-barang berharga di tengah kondisi gelap dan mencekam. Selain rumah, sebuah sepeda motor juga terlihat ringsek tertimbun material sampah dan kayu yang dibawa arus banjir.
Kebutuhan Mendesak dan Respon Pemerintah
Hingga berita ini diturunkan, warga sangat mengharapkan bantuan darurat berupa:
Logistik dan Makanan: Pasokan pangan terancam karena akses pasar terputus.
Air Bersih: Sumber air warga tercemar lumpur banjir.
Jembatan Darurat: Agar mobilisasi warga dan bantuan medis tetap bisa berjalan.
Kondisi tanah di pinggiran sungai juga terlihat mengalami abrasi parah, mengancam rumah-rumah lain yang berada di garis sempadan sungai. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Kami butuh perhatian cepat dari pemerintah Kabupaten Seluma dan BPBD. Jika jembatan ini tidak segera diperbaiki, ekonomi dan aktivitas pendidikan anak-anak kami akan mati total," pungkas seorang warga dengan nada getir.
Laporan: Tim Redaksi
Lokasi: Lubuk Resam, Seluma Utara,

