Wabup Lotim Ajak Pesantren Ambil Peran Aktif Cegah Pernikahan Anak demi Tekan Stunting
Klik86.com - Lombok Timur – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur terus diperkuat melalui pendekatan sosial dan edukatif. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengajak kalangan pondok pesantren untuk terlibat aktif dalam kampanye pencegahan pernikahan usia anak.
Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Rarang, Kecamatan Terara, Sabtu (28/2/2026). Dalam pertemuan bersama pengurus dan para santri, ia menegaskan bahwa persoalan stunting tidak bisa dilepaskan dari faktor pernikahan dini yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Menurutnya, pernikahan yang dilakukan pada usia belum matang berisiko menimbulkan berbagai dampak kesehatan, mulai dari kehamilan berisiko tinggi hingga gangguan pertumbuhan pada anak. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu munculnya kasus stunting.
Ia menyebutkan, pesantren memiliki posisi strategis dalam membangun pola pikir generasi muda. Pendidikan berbasis nilai agama dinilai mampu menanamkan kesadaran tentang pentingnya kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Wabup juga menekankan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Selain sektor kesehatan, peran tokoh agama dan lembaga pendidikan dinilai sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan moral yang mendorong perencanaan keluarga yang lebih matang.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus menggencarkan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pesantren, diharapkan angka pernikahan anak dapat ditekan sehingga target penurunan stunting di Lombok Timur dapat tercapai secara optimal.(red)
