BREAKING NEWS

Proyek KNMP Ekas Buana Disorot, Menteri KKP Marah Minta Kualitas Bangunan Dibenahi Tanpa Kompromi


Klik86.com
- Lombok Timur – Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Lombok Timur, Jumat (27/2/2026), diwarnai evaluasi tegas terhadap hasil pekerjaan proyek. Sejumlah fasilitas dinilai belum memenuhi standar sehingga harus segera diperbaiki.

Dalam peninjauan lapangan, Trenggono menemukan beberapa kekurangan pada gudang beku portabel, mulai dari akses yang dinilai kurang memadai hingga celah pada struktur bangunan. Ia juga mencatat adanya retakan pada lantai di area sekitar fasilitas tersebut. Kondisi itu dinilai tidak mencerminkan kualitas pekerjaan yang semestinya dihasilkan dari proyek berbasis anggaran negara.

Menurutnya, setiap pembangunan yang ditujukan untuk masyarakat pesisir harus dikerjakan dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat. Ia menegaskan bahwa penyelesaian tahap akhir atau finishing tidak boleh diabaikan, karena berpengaruh pada daya tahan dan kenyamanan penggunaan fasilitas.

Selain gudang beku, Menteri KP turut mengecek pabrik es portabel, bengkel nelayan, kios pemasaran hasil tangkapan, balai pelatihan, hingga fasilitas umum. Ia ingin memastikan seluruh sarana benar-benar siap dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Setelah melakukan inspeksi, Trenggono berdialog langsung dengan nelayan setempat untuk mendengar kebutuhan dan masukan dari lapangan. Ia menegaskan bahwa program KNMP harus memberi dampak nyata, bukan sekadar proyek fisik semata.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mematangkan rencana pengembangan KNMP di wilayah Indonesia Timur. Wakil Menteri KP, Didit Herdiawan Ashaf, menyebut percepatan pembangunan difokuskan pada daerah dengan potensi perikanan besar agar ketimpangan pembangunan bisa ditekan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyatakan bahwa penentuan lokasi pembangunan dilakukan secara selektif dan berbasis data. Hal serupa ditegaskan Ketua Satgas Pembangunan KNMP 2026, Ridwan Mulyana, yang menyebut survei lapangan terus dilakukan untuk memastikan lahan siap bangun dan bebas sengketa.

Dengan target 1.000 titik KNMP pada 2026, pemerintah berharap program ini mampu memperkuat ekonomi nelayan, meningkatkan nilai tambah hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan sektor kelautan secara berkelanjutan.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image