SMART JKN Jadi Kunci, Lombok Timur Diakui Nasional lewat UHC Awards 2026
Klik86.com - Jakarta – Konsistensi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional kembali membuahkan prestasi. Daerah ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, berkat penerapan inovasi SMART JKN yang dinilai efektif dan berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan dalam acara nasional yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026), dan diterima oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik. Lombok Timur memperoleh penghargaan khusus kategori Co-Creation and Innovation, serta UHC Awards 2026 kategori Pratama.
Inovasi SMART JKN yang mulai dijalankan sejak Juli 2025 dinilai berhasil menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program ini menekankan kerja kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan peserta tetap aktif dan terlindungi.
Sekda Juaini Taofik menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mendukung target keaktifan peserta JKN. Hingga akhir 2025, Lombok Timur mampu menjaga tingkat keaktifan peserta di angka lebih dari 80 persen, sekaligus memperluas cakupan kepesertaan secara menyeluruh.
Penghargaan UHC kategori Pratama diberikan kepada daerah yang dinilai konsisten dalam memperluas akses jaminan kesehatan bagi masyarakat. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan peserta, serta kepatuhan pembayaran iuran.
Selain memperluas kepesertaan, Pemda Lombok Timur juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta optimalisasi sistem rujukan agar layanan kesehatan dapat diakses secara cepat dan tepat.
Secara data, Lombok Timur mencatat cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen, serta pembayaran iuran PBPU Pemda yang lunas hingga September 2025.
Sebagai bentuk keseriusan, pada tahun 2025 Pemda Lombok Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp 99 miliar untuk membiayai iuran JKN bagi sekitar 230 ribu penduduk, guna memastikan perlindungan kesehatan tetap terjaga dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(red)
