BREAKING NEWS

Gerbong Luber ‘Jumat Keramat’ Bergerak: Dua Kepala Dinas di Pagar Alam Terdepak ke Eselon III

klik86. Com PAGAR ALAM  Sumatra Swlatan – Aura "Jumat Keramat" benar-benar terasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam. Wali Kota Ludi Oliansyah, ST secara mengejutkan melakukan perombakan besar-besaran (mutasi) yang diwarnai dengan turunnya jabatan sejumlah pejabat teras. Pelantikan ini berlangsung di Aula SD Negeri 74 Kota Pagar Alam, Jumat (24/4).

​Perombakan kali ini menjadi sorotan tajam publik lantaran terjadi fenomena "demosi" atau penurunan jabatan yang cukup signifikan bagi beberapa pejabat senior eselon II ke eselon III.

​Demosi Pejabat Eselon II dan III

​Berdasarkan data yang dihimpun, dua pejabat setingkat Kepala Dinas (Eselon II) harus merelakan posisinya dan turun ke jabatan Administrator (Eselon III):

​Mastula: Sebelumnya menjabat Kasat Pol-PP, kini menempati posisi baru sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas di Dinas Perhubungan.

​Desi Elviana: Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan, kini bergeser menjadi Kepala Bagian Tata Usaha (TU) di RSUD Besemah.

​Tak hanya di level kepala dinas, sejumlah Sekretaris Dinas (Sekdin) pun ikut mengalami nasib serupa, turun menjadi Kepala Bidang (Kabid):

​Hafis Ramadhan: Dari Sekretaris Dinas Pariwisata menjadi Kabid.

​Bambang Irawan: Dari Sekretaris Disperindag menjadi Kabid.

​Haspiryuda: Dari Sekretaris Dispora menjadi Kabid di Dinas PUPR.

​Sejumlah OPD Masih ‘Lumpuh’ Tanpa Pejabat Definitif

​Di tengah perombakan besar ini, timbul pertanyaan mengenai efektivitas birokrasi. Hingga saat ini, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis masih dibiarkan kosong tanpa pejabat definitif dan hanya diisi oleh pelaksana harian (Plh) atau pelaksana tugas (Plt). Di antaranya adalah Dinas KB, Dinas PUPR, hingga jabatan Direktur RSUD Besemah.

​Wali Kota Bantah Isu Jual Beli Jabatan

​Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa mutasi ini murni didasarkan pada hasil evaluasi kinerja selama lebih dari satu tahun terakhir. Ia juga membantah keras adanya praktik transaksional dalam penyusunan kabinetnya.

​“Pelantikan ini agenda rutin. Kami tetap konsisten, tidak ada yang namanya jual beli jabatan. Isu ‘Jumat Keramat’ mungkin muncul, tapi saya tegaskan semua transparan. Bahkan SK ini saya tandatangani sendiri pada Kamis malam pukul 24.00 WIB,” tegas Ludi di hadapan para pejabat yang dilantik.

​Ludi berharap para pejabat yang menempati posisi baru, meski mengalami rotasi atau penurunan jabatan, dapat bekerja profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pagar Alam.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Hj. Bertha, Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin, AP., M.Si, serta Kepala BKPSDM Ali Akbar Fitriansyah.


Pewarta : Alf Red

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image