Literasi Keuangan Jadi Strategi Pemda Perkuat UMKM dan Tekan Kemiskinan
Klik86.com - Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk menjadikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati saat membuka kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan yang berlangsung di Rupatama 2 Kantor Bupati, Rabu (24/12/2025).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya saat terjadi krisis. Pengalaman beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa sektor UMKM tetap mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi, sementara banyak sektor usaha besar justru mengalami penurunan. Kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk semakin memprioritaskan pengembangan UMKM.
Ia mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah agar lebih fokus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa melalui penguatan UMKM dan industri kecil menengah. Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berpihak pada masyarakat akar rumput merupakan langkah efektif dalam menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Selain upaya internal daerah, Pemkab Lombok Timur juga menggandeng lembaga kemanusiaan Islamic Relief dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem. Program ini dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan penyaluran aset produktif berupa ternak serta pendampingan usaha selama tiga tahun. Saat ini, program tersebut telah diterapkan di lima desa di Kecamatan Suela.
Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga merencanakan pelaksanaan program sejenis pada tahun 2026 dengan cakupan lima desa lainnya. Sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi ini diharapkan mampu memperluas akses permodalan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Melalui kegiatan literasi dan edukasi keuangan ini, Wakil Bupati berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam mengelola usaha dan keuangan. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar UMKM dapat berkembang secara mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(red)
