MTQ ke-31 Pringgabaya Dimulai, Lombok Timur Pasang Target Besar untuk Tahun-Tahun Mendatang
Klik86.com - Lombok Timur — Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kecamatan Pringgabaya resmi dibuka pada Rabu (12/11/2025) oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Acara yang dipusatkan di Masjid Besar Jami’ul Khair Pringgabaya ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama karena kegiatan serupa sempat tidak digelar selama tiga tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa MTQ merupakan ruang pembinaan yang sangat penting untuk memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa esensi MTQ tidak hanya terletak pada persaingan, melainkan pada penghayatan terhadap nilai keagamaan serta upaya mempererat jalinan sosial antara pesantren, peserta, dan warga.
Edwin juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan aspek religius. Ia mengajak seluruh peserta untuk tampil maksimal dengan menjunjung tinggi kejujuran dan etika kompetisi. Menurutnya, sikap tersebut merupakan modal utama dalam menghadapi event keagamaan di tingkat kabupaten dan provinsi.
Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, ia meminta dewan hakim menjaga independensi dan menghindari keterlibatan dalam penilaian jika memiliki kedekatan dengan peserta. Langkah ini dianggap penting demi memastikan hasil perlombaan yang objektif dan kredibel.
Mengulas hasil MTQ Provinsi 2024 di mana Lombok Timur berada di peringkat ketujuh, Wakil Bupati menyampaikan tekad besar untuk memperbaiki prestasi pada MTQ Provinsi 2026 dengan menargetkan posisi tiga besar. Ia bahkan mencanangkan target jangka panjang untuk meraih gelar Juara Umum pada tahun 2028. Menurutnya, potensi qari-qariah di Lombok Timur sangat besar sehingga seleksi peserta harus dilakukan secara lebih ketat dan terarah.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor disebut sebagai fondasi penting agar program keagamaan, termasuk MTQ, bisa berjalan efektif dan memberi dampak nyata hingga ke tingkat komunitas.
Camat Pringgabaya, Liza Sugiartini, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut bekerja keras menyukseskan acara, termasuk para tuan guru dan tokoh agama. Ia menjelaskan bahwa persiapan MTQ hanya dilakukan dalam waktu tiga hari, namun berkat koordinasi yang intens, kegiatan tetap berjalan dengan baik.
Liza juga menyoroti kondisi sosial masyarakat di tengah derasnya pengaruh media digital. Menurutnya, tanpa pemahaman agama yang kuat, generasi muda dapat mudah tergerus oleh arus informasi yang tidak selalu positif. Karena itu, ia berharap MTQ menjadi momentum untuk mengembalikan perhatian masyarakat kepada ajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat persatuan umat.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan DPRD, Kepala KUA, Forkopimcam, para pendamping kafilah, dewan hakim, tuan guru, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta dari berbagai kategori lomba. MTQ ke-31 Pringgabaya ini diharapkan menjadi pelopor bangkitnya kembali kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.(red)
