BREAKING NEWS

MSDI Rayakan Usia ke-83, Wakil Bupati Ajak Pesantren Tingkatkan Mutu Pendidikan


Klik86..com
- Lombok Timur — Madrasah Sa’adah Diniyah Islamiyah (MSDI) memasuki usia ke-83 tahun dan memperingatinya dengan tasyakuran dan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas baru pada Minggu (9/11/2025). Acara berlangsung di halaman madrasah dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya.

Perayaan dibuka dengan berbagai pertunjukan seni santri, seperti hadroh, tarian tradisional, hingga musik gambus. Selain itu, panitia memberikan penghargaan kepada para peserta yang sebelumnya mengikuti aneka perlombaan yang digelar dalam rangka HUT MSDI.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyatakan bahwa usia madrasah yang telah mencapai lebih dari delapan dekade menunjukkan ketangguhan lembaga pendidikan berbasis pesantren dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berpengetahuan. Ia menilai, keberadaan MSDI menjadi bagian dari kontribusi pesantren dalam perjalanan pendidikan Islam di Lombok Timur.

Wakil Bupati juga menyinggung momentum peringatan Hari Santri dan Hari Pahlawan yang berdekatan dengan pelaksanaan acara ini. Ia mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan para ulama dan tokoh nasional dalam menjaga martabat bangsa. Salah satunya adalah pendiri NWDI, Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Lebih jauh, ia mendorong agar pesantren mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan mengikuti dinamika perkembangan zaman, termasuk pembenahan tata kelola serta peningkatan mutu pengajaran. Ia juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan alokasi anggaran lebih besar bagi pesantren dan lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama.

Selain memberikan dukungan pada pendidikan pesantren, Wakil Bupati turut memaparkan program sekolah unggulan yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah untuk membina siswa-siswa berprestasi dan mempersiapkan mereka menghadapi persaingan global.

“Semoga peringatan ini menjadi awal baru untuk semakin memperkuat kualitas pendidikan dan memperbesar peran pesantren dalam mencetak generasi terbaik,” ujarnya.

Ketua Panitia, Ustad Fathoni, menyampaikan bahwa MSDI telah mengembangkan lima unit madrasah yang beroperasi di bawah naungan pondok pesantren. Tahun ini, perayaan mengusung tema tentang semangat karya nyata, kebersamaan, dan kemandirian pesantren dalam membangun peradaban umat. Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi Hiziban Akbar, jalan sehat, santunan anak yatim, serta berbagai lomba seperti tahfiz, mewarnai, dan pidato berbahasa Inggris maupun Sasak.

Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi, Jamaludin, menegaskan bahwa pesantren memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai moral dan akhlak kepada para santri. Ia menambahkan bahwa lingkungan pesantren harus tetap menjadi tempat yang aman dan bersih dari segala bentuk kekerasan serta penyimpangan.

“Semoga pesantren semakin solid, maju, dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Perayaan ditutup dengan pengajian oleh TGH. Abdul Fattah dan dihadiri unsur Forkopimda, pengurus organisasi pendidikan, perwakilan Kemenag, tokoh masyarakat, dan pimpinan wilayah setempat.(red) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image