BREAKING NEWS

Dua Lokasi di Lombok Timur Diusulkan Jadi Tempat Pembangunan SMA Unggul Garuda, Pemerintah Pusat Lakukan Kajian Lapangan


Klik86.com
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan keseriusannya dalam memajukan sektor pendidikan melalui peningkatan fasilitas belajar bagi generasi muda. Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah pengusulan dua titik lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda, yakni di Lemor dan Gunung Malang, yang diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bersama tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi tersebut pada Jumat (31/10/2025). Usai kunjungan lapangan, dilakukan pembahasan internal di ruang kerja Bupati untuk menilai kelayakan masing-masing lokasi berdasarkan aspek teknis dan kesiapan infrastruktur.

Menurut Bupati Warisin, langkah ini merupakan wujud dukungan pemerintah daerah terhadap upaya nasional dalam memperluas akses pendidikan unggulan. “Kami ingin memastikan Lombok Timur siap menjadi tuan rumah bagi sekolah berstandar nasional. Kedua lokasi memiliki potensi besar, dan kita akan bantu menyempurnakan segala aspek yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendikbudristek, Ahmad Najib Burhani, mengapresiasi keseriusan Pemkab Lombok Timur dalam menawarkan lokasi pembangunan. Ia menyebut Lombok Timur sebagai kandidat kuat untuk menjadi tempat berdirinya sekolah unggulan baru, mengingat belum ada SMA Garuda di wilayah NTB.

“Daerah ini memenuhi banyak kriteria, terutama dari sisi lokasi yang strategis dan dukungan pemerintah daerah yang luar biasa. Kami berterima kasih kepada Bupati atas inisiatif dan kesiapan yang ditunjukkan,” ungkapnya.

Najib menuturkan bahwa pihaknya kini tengah melakukan kajian mendalam terhadap dua lokasi tersebut. Kriteria utama yang menjadi perhatian mencakup ketersediaan lahan minimal 20 hektar, legalitas kepemilikan, kesiapan infrastruktur dasar seperti akses jalan, listrik, serta ketersediaan air bersih.

“Ini bukan keputusan mudah karena dua-duanya menarik. Kami ingin memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap dari segala aspek,” katanya.

Dari pihak tim teknis, Muhamad Fajar Subkhan dari Politeknik Negeri Malang menjelaskan bahwa verifikasi lapangan mencakup aspek legalitas dan kondisi teknis. “Kami ingin memastikan tanah yang diusulkan benar-benar bersih dari masalah hukum dan siap untuk dibangun. Karena sekolah ini berbasis asrama, kebutuhan fasilitas dasar menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, pembangunan SMA Unggul Garuda Lombok Timur dijadwalkan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi untuk menerima siswa baru pada tahun 2027.

Rencana ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam peningkatan kualitas pendidikan di Lombok Timur serta membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan unggulan tanpa harus keluar daerah.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image