BREAKING NEWS

Resmi Menjabat, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur Komitmen Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

 

Klik86.com Lombok Timur, 5 Maret 2025 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang II Tahun 2025 dalam rangka serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur periode 2025-2030. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Lombok Timur ini dihadiri oleh 40 dari 50 anggota dewan serta berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan.

Dalam pembukaan rapat, Ketua DPRD Lombok Timur menyoroti suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung aman dan tertib. Ia memberikan apresiasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta dukungan aparat keamanan TNI-Polri dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan penuh tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, penghormatan khusus diberikan kepada Penjabat Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, atas dedikasinya dalam memimpin daerah selama masa transisi hingga kepala daerah terpilih dilantik. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 28 Februari 2025, Presiden Republik Indonesia secara resmi melantik Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. sebagai Bupati serta Ir. Moh Edwin Hadiwijaya, M.M. sebagai Wakil Bupati untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Pidato Perdana: Komitmen dan Arah Pembangunan

Dalam pidato perdananya sebagai Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin menegaskan bahwa amanah ini bukan hanya suatu kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata. Ia berjanji untuk merealisasikan program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat demi kemajuan daerah.

“Kami tidak ingin hanya berjanji, tetapi bertekad untuk mewujudkan setiap komitmen dalam bentuk aksi nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, instansi terkait, serta masyarakat dalam membangun daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai jika seluruh elemen bekerja sama dalam satu visi yang sama.

“Tidak mungkin kita membangun Lombok Timur sendirian. Kemajuan hanya bisa diraih jika ada kebersamaan dan gotong royong dari semua pihak,” lanjutnya.

Enam Fokus Utama Pembangunan

Dalam arah kebijakannya, Bupati Haerul Warisin memaparkan enam misi utama yang akan menjadi landasan dalam membangun Lombok Timur yang lebih maju dan sejahtera:

  1. Pemberdayaan ekonomi berbasis desa dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  2. Penguatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.
  3. Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan guna mempercepat konektivitas daerah.
  4. Tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip good governance.
  5. Membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius agar tercipta lingkungan yang kondusif.
  6. Transformasi layanan publik berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti beberapa isu strategis yang harus segera ditangani, seperti ketersediaan pupuk subsidi bagi petani, stabilisasi harga gabah, pengendalian inflasi, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta perbaikan infrastruktur kesehatan dan pendidikan.

“Kebutuhan dasar masyarakat adalah prioritas utama yang harus segera diselesaikan. Kami akan fokus pada sektor-sektor yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Pelayanan Publik

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kepemimpinan baru ini adalah reformasi birokrasi. Haerul Warisin menegaskan bahwa pemerintahan harus berjalan secara profesional dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

Di akhir pidatonya, ia mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan dengan memberikan kritik dan saran yang membangun. Menurutnya, pemerintahan yang baik adalah yang selalu terbuka terhadap masukan dari rakyat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Lombok Timur yang lebih baik,” tutupnya.

Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Kini, masyarakat menantikan langkah konkret yang akan diambil oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati dalam merealisasikan visi mereka demi kemajuan Lombok Timur dalam lima tahun mendatang.

(dan)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image