BREAKING NEWS

Dana Transfer ke Lombok Timur Naik, Pemkab Diminta Percepat Pembangunan


klik86.com - 
Lombok Timur mengalami peningkatan jumlah Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan peningkatan alokasi anggaran dari pemerintah pusat guna mendukung pembangunan di berbagai sektor.

“Tahun ini, TKD untuk Lombok Timur mencapai lebih dari Rp2,731 triliun, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp2,638 triliun,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong, Gatot Setio Harijono, dalam pertemuannya dengan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, pada 12 Maret 2025.

Menurut Gatot, peningkatan ini terutama terjadi pada Dana Alokasi Umum (DAU) yang bertambah dari Rp1,462 triliun menjadi Rp1,567 triliun. Selain itu, Dana Bagi Hasil (DBH) juga mengalami lonjakan dari Rp106,56 miliar menjadi Rp182,6 miliar. Hal serupa terjadi pada Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik yang naik dari Rp526,38 miliar menjadi Rp561,74 miliar.

Namun, tidak semua jenis anggaran mengalami peningkatan. Dana Desa dan Insentif Fiskal mengalami sedikit penurunan dari Rp287,05 miliar menjadi Rp281,83 miliar. Sementara itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik mengalami penurunan signifikan dari Rp256,19 miliar menjadi Rp119,91 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor kesehatan mendapat alokasi terbesar dengan Rp79,503 miliar yang diperuntukkan bagi penguatan sistem dan kapasitas pelayanan kesehatan.

“Kami berharap proses lelang proyek DAK Fisik bisa dipercepat agar pembangunan berjalan tepat waktu dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” kata Gatot.

Selain itu, ia juga menyinggung pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang harus segera dilakukan dalam waktu dekat. Ia mengingatkan agar pencairan Dana Desa tidak mengalami keterlambatan seperti tahun sebelumnya akibat molornya penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyambut baik kunjungan KPPN Selong dan menegaskan komitmennya dalam mempercepat serapan anggaran guna mendukung pembangunan daerah.

“Kami akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi yang baik demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan masyarakat, sesuai dengan visi Lombok Timur yang sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan (SMART),” tegasnya.

Diharapkan dengan peningkatan TKD ini, program-program pembangunan di Lombok Timur dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

(dan)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image