BREAKING NEWS

Polres Mura Cek Ketersediaan Obat Dan Dirikan Bank Masker

MUSI RAWAS – Guna mengantisipasi kelangkaan obat-obat di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel),ditengah meningkatnya jumlah masyarakat.

Yang menderita sakit akibat dampak kabut asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Mura mengambil langkah cepat,sehinga jajaran kepolisian Polres Mura melakukan pengecekan langsung. 

Terhadap ketersediaan stok obat-obatan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura,sekaligus menginisiasi pembuatan posko Bank Masker yang terletak di kantor Polres Mura,pada Jalinsum Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura.

Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta Sik (29/8) mengatakan,langkah pengecekan obat-obatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura ini.

Merupakan langka koordinasi guna memastikan stok obat di lini pelayanan kesehatan tetap aman dan mencukupi,khususnya dalam menghadapi lonjakan pasien.

" Akibat ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan gangguan kesehatan lainnya yang dipicu oleh kabut asap Karhutla,"kata Kapolres.

AKBP Agung Adhitya Prananta Sik menegaskan, bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen dan sinergi Polri,bersama pemerintah daerah untuk hadir serta merespons cepat keluhan kesehatan masyarakat yang terdampak bencana lingkungan.

" ​Tentunya kami akan terus memantau terus distribusi serta ketersediaan obat-obatan ini agar pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan dapat berjalan optimal tanpa kendala kekurangan logistik medis,"tegas Kapolres. 


Ia juga menyampaikan akibat dampak dari karhutla itu dapat berpotensi menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) , yang saat ini gangguan pernafasan sudah mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Mura.

Guna memitigasi gangguan pernafasan Polres Mura juga hadir dengan posko Bank Masker yang terletak di kantor Polres Mura,pada Jalinsum Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura.

Dengan Bank Masker ini, kami menerima bantuan masker dan pen donasi masker dari berbagai stakeholders, ada bantuan dari Tokoh Masyarakat, Pengusaha dan Perusahaan yang ada di Kabupaten Mura. 

" Selain itu masker ini telah kami salurkan ke sekolah-sekolah, masjid, tempat ibadah, pengguna jalan, para petani dan masyarakat lainnya, sasaran utamanya adalah anak-anak dan lansia, karena kaum rentan ini, yang berisiko terkena ISPA" jelas Kapolres.

Dia menerangkan berdasarkan dari laporan Indeks standar pencemaran udara (ISPU) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) Kabupaten Mura masuk katagori tidak sehat. 

Selain itu ada juga Kota Palembang,Prabumulih, Muba dan Lahat, sedangkan wilayah Pali dan Ogan Ilir dikategorikan sangat tidak sehat, hal ini harus menjadi perhatian kita.

Untuk itu penanganan karhutla ini tidak hanya melalui kegiatan pemadaman api,penegakan hukum dan sosialisasi edukasi preemtif terhadap bahaya karhutla,adanya gangguan pernafasan juga merupakan ancaman bagi kita semua,

"Kami mengharapkan semua Pihak untuk peduli dengan karhutla, jangan bakar hutan dan lahan, "ungkap Kapolres.(Zul)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image