PAD Naik di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Lombok Timur Fokus Perkuat Jalan dan Perlindungan Warga
Klik86.com - LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya menjaga laju pembangunan meski harus menghadapi tekanan akibat pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyebut penguatan pendapatan daerah menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan.
Hal itu disampaikan Haerul Warisin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami' Raden Ma'ara, Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Ahad (30/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan dengan satu kebijakan saja. Pemerintah harus membangun fondasi ekonomi melalui berbagai sektor yang saling berkaitan, mulai dari akses infrastruktur hingga peningkatan produktivitas masyarakat.
Pembangunan dan perbaikan jalan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Menurutnya, akses transportasi yang baik dapat membuka keterhubungan antarwilayah, memperlancar pengiriman barang, serta membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
Selain infrastruktur, sektor pertanian tetap ditempatkan sebagai kekuatan utama daerah. Lombok Timur memiliki kawasan pertanian yang luas dan selama ini berperan penting dalam mendukung ketersediaan pangan di Nusa Tenggara Barat.
Haerul Warisin menilai potensi tersebut perlu dikelola dengan sistem yang lebih baik. Sejumlah wilayah, seperti Pringgasela, Kotaraja, dan Montong Gading, disebut memiliki peluang besar untuk meningkatkan hasil pertanian apabila didukung pola pengelolaan yang tepat.
Ia mencontohkan sejumlah daerah dan negara yang mampu mengembangkan pertanian meskipun tidak memiliki lahan persawahan yang luas. Menurutnya, kemajuan pertanian sangat ditentukan oleh kemampuan dalam menerapkan tata kelola, inovasi, dan strategi yang sesuai dengan kondisi wilayah.
Di sisi lain, Pemkab Lombok Timur harus menyesuaikan sejumlah program setelah adanya efisiensi anggaran pusat. Kebijakan tersebut berdampak pada berkurangnya alokasi dana bagi daerah hingga sekitar Rp405 miliar.
Meski menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Dalam waktu sekitar 10 bulan, PAD Lombok Timur bertumbuh dari Rp480 miliar menjadi Rp553 miliar.
Peningkatan tersebut memberi ruang bagi pemerintah untuk mempertahankan sejumlah program prioritas, termasuk pembangunan jalan serta pembiayaan pelayanan kesehatan dan program ketenagakerjaan.
Sektor pendidikan juga mendapat perhatian. Lombok Timur tercatat memperoleh bantuan revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat dalam jumlah besar dibandingkan daerah lain di Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, pemerintah daerah meningkatkan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Anggaran BPJS Kesehatan yang sebelumnya Rp98 miliar pada 2025 bertambah menjadi Rp147 miliar pada 2026.
Peningkatan anggaran tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah masyarakat yang masuk sebagai penerima manfaat. Tidak hanya itu, pemerintah juga memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja, termasuk kelompok rentan seperti marbot dan guru ngaji.
Bupati turut menegaskan pentingnya perubahan pola pelayanan di lingkungan pemerintahan. Aparatur, mulai dari tingkat paling bawah hingga pusat, harus menempatkan diri sebagai pihak yang bertugas melayani kebutuhan masyarakat.
Karena itu, warga diminta aktif menyampaikan keluhan apabila menemukan kendala atau pelayanan yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Menurut Bupati, masukan dari masyarakat diperlukan agar pemerintah dapat terus melakukan pembenahan.
Haerul Warisin menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan. Ia menegaskan bahwa berbagai kemajuan yang dicapai Lombok Timur merupakan hasil kerja kolektif.
“Capaian yang ada hari ini bukan keberhasilan Bupati semata, tetapi merupakan hasil kerja dan dukungan seluruh masyarakat Lombok Timur,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri para tuan guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.(red)
