BREAKING NEWS

Kapolres Mura Intruksi Tegas Dan Pantau Fire Tower

MUSI RAWAS —  Kapolres Musi Rawas (Mura) AKBP Agung Adhitya Prananta Sik,secara tegas telah memerintahkan seluruh personil untuk menuntaskan proses pendinginan atau cooling mop up di sejumlah titik rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dikarenakan menyusul insiden kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya,di wilayah hukum Polsek BTS Ulu,kegiatan pendinginan atau cooling mop up ini. 

Merupakan tahap krusial untuk memastikan bahwa sisa-sisa bara api benar-benar padam secara menyeluruh,langkah ini diambil guna menutup celah potensi munculnya kembali titik-titik api. 

Selain itu guna pencegahan dan penanggulangan Karhutla Mapolres Mura,terus diperketat di wilayah hukum Kabupaten Mura.

Bersama pihak perusahaan perkebunan PT MHP melaksanakan kegiatan,peninjauan dan pemantauan titik api terpadu langsung dari menara pantau fire tower.

Peninjauan ini difokuskan untuk memastikan kesiapsiagaan infrastruktur pemantauan dini, khususnya fungsi menara pantau dalam mendeteksi kemunculan titik panas hotspot atau kepulan asap di area konsesi dan sekitarnya.

Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta Sik (29/8) menjelaskan,bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah proaktif kepolisian dalam mitigasi bencana Karhutla di wilayah hukumnya.

"Ini merupakan salah satu upaya dari Polres Mura untuk penanganan Karhutla secara tuntas, saya sudah instruksikan agar seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama, baik Forkopimda, Forkopimcam,hingga tingkat Desa,"jelas Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas di lapangan,pelaksanaan pendinginan dan pencegahan ke depan akan terus digencarkan melalui kolaborasi erat antara Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Babinsa. 

Maupun partisipasi aktif dari unsur masyarakat lainnya,demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama. 

Selain itu juga diberikan penekanan khusus terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor ini dalam menghadapi potensi karhutla di musim kemarau.

Kolaborasi antara Polri dan korporasi perkebunan merupakan kunci utama dalam mitigasi karhutla,kita tidak boleh lengah dalam pencegahan dini.

" Sebab jauh lebih efektif daripada penindakan setelah api membesar,melalui optimalisasi menara pantau dan posko siaga di perusahaan, setiap potensi titik api dapat dideteksi sejak dini dan segera ditindaklanjuti oleh tim di lapangan sebelum meluas,"tekan Kapolres.


Kemudian jelas Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta Sik,dalam kegiatan tersebut, Kapolsek BTS Ulu bersama tim juga melakukan pengecekan.

Terhadap sarana dan prasarana pendukung, seperti fungsi alat komunikasi radio, peta orientasi wilayah, teropong, serta kesiapan regu pemadam kebakaran internal perusahaan Manggala Agni Fire Crew.

" ​Sinergi antara Polres Mura dan PT MHP ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk menekan angka kejadian karhutla di wilayah Mura,sekaligus mengedukasi masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, "jelas Kapolres.(Zul) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image