Digitalisasi Desa Kian Nyata, Mahasiswa KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Sukses Aktivasi IKD untuk 341 Warga Pringgabaya Utara
Klik86.com - LOMBOK TIMUR – Semangat mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan mahasiswa Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSkes) Muhammadiyah Selong di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026), Kelompok 1 KKN ITSkes Muhammadiyah Selong bekerja sama dengan Pemerintah Desa Pringgabaya Utara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur untuk memberikan edukasi sekaligus melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada masyarakat.
Ketua Kelompok KKN, Diarti Hariani, mengatakan bahwa pelaksanaan program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan identitas digital sebagai bagian dari modernisasi pelayanan publik.
Menurutnya, penggunaan IKD akan mempermudah masyarakat memperoleh berbagai layanan administrasi pemerintahan tanpa harus bergantung pada dokumen fisik. Selain itu, identitas digital juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penyaluran program perlindungan sosial agar lebih tepat sasaran.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam mempercepat penerapan Identitas Kependudukan Digital. Dengan sistem ini, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan yang disediakan pemerintah," ujar Diarti.
Ia menjelaskan bahwa penerapan IKD memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah penyederhanaan proses administrasi kependudukan melalui sistem yang terintegrasi, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
Di samping itu, teknologi digital tersebut membantu meningkatkan kualitas data penerima bantuan sosial. Proses verifikasi identitas dilakukan menggunakan sistem pengenalan wajah (face recognition), sehingga data yang digunakan dalam program perlindungan sosial menjadi lebih valid dan akurat.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk mengakses berbagai layanan secara mandiri melalui telepon pintar. Dengan memanfaatkan aplikasi IKD, warga dapat memperbarui data kependudukan, memeriksa informasi administrasi, hingga memperoleh akses terhadap layanan sosial tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti proses aktivasi identitas digital selama kegiatan berlangsung.
Hasilnya, sebanyak 341 warga Desa Pringgabaya Utara berhasil mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital mereka. Data yang telah diverifikasi selanjutnya digunakan sebagai bagian dari proses pendataan untuk program perlindungan sosial sesuai mekanisme pemerintah.
Diarti menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan instansi terkait mampu mempercepat penerapan layanan publik berbasis digital.
"Alhamdulillah, sebanyak 341 warga berhasil mengaktifkan IKD pada kegiatan ini. Harapannya, ke depan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan administrasi maupun mengakses berbagai program sosial melalui sistem digital yang telah disiapkan pemerintah," pungkasnya.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Lombok Timur dalam memperluas implementasi Identitas Kependudukan Digital. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, digitalisasi pelayanan publik diyakini mampu menghadirkan birokrasi yang lebih efektif, transparan, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.(red)
