Pemkab Lombok Timur Pastikan Distribusi LPG Aman, Lonjakan Kebutuhan Jadi Penyebab Kelangkaan Sementara
Klik86.com - Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan bahwa ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayahnya tetap terjaga dan harga jual masih sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi (HET). Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait pasokan gas bersubsidi.
Menurutnya, kondisi yang sempat dirasakan masyarakat bukanlah kelangkaan, melainkan dampak dari meningkatnya konsumsi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Aktivitas rumah tangga yang lebih intens serta kebutuhan memasak yang meningkat menjadi faktor utama naiknya permintaan LPG.
Selain itu, bertambahnya jumlah penduduk sementara akibat arus mudik juga ikut memengaruhi konsumsi. Banyak warga yang kembali ke kampung halaman, sehingga kebutuhan LPG di tingkat rumah tangga pun ikut melonjak.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Sales Branch Manager Rayon 1 NTB PPN, Tommy Wisnu Ramdan, turut memastikan bahwa stok LPG di seluruh jalur distribusi, mulai dari depot hingga agen, dalam kondisi aman. Ia menyebutkan bahwa penyaluran harian di wilayah Lombok mencapai sekitar 35 ribu tabung.
Menghadapi momentum hari raya, Pertamina meningkatkan distribusi hingga 250 persen dari alokasi normal. Penyaluran tambahan tersebut mulai dilakukan pada Rabu (25/3/2026), termasuk peningkatan suplai di beberapa titik distribusi seperti SPBU Sikur.
Khusus untuk Lombok Timur, pada Rabu (25/3/2026) disalurkan sekitar 17.900 tabung LPG 3 kilogram. Dengan adanya tambahan ini, total pasokan yang tersedia mencapai kurang lebih 50 ribu tabung dalam sehari.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG menjelang perayaan Idul Fitri.(red)
