Klarifikasi Pemkab: Kehadiran Bupati Empat Lawang di Hotel Arista Hanya Transit, Bukan Open House
Informasi yang menyebut adanya penghamburan anggaran tersebut ditepis melalui Siaran Pers Nomor: 650/57 KOMINFO-SP/2026. Berdasarkan fakta di lapangan, kehadiran Bupati beserta rombongan di hotel tersebut murni untuk kepentingan koordinasi teknis.
Hanya Titik Transit Menuju Griya Agung
Dalam klarifikasi resminya, Diskominfosandi menegaskan bahwa Hotel Arista dipilih sebagai lokasi transit sementara. Hal ini dilakukan guna memudahkan mobilisasi jajaran Pemkab Empat Lawang sebelum menghadiri undangan open house resmi Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru.
"Kehadiran Bapak Bupati bersama jajaran merupakan bagian dari rangkaian agenda silaturahmi Idulfitri 1447 H kepada Bapak Gubernur. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara sederhana, sesuai dengan norma dan etika penyelenggaraan pemerintahan," tulis rilis resmi tersebut, Senin (23/3).
Sorotan Politik Terhadap Sosok Joncik Muhammad
Munculnya isu miring ini diduga berkaitan erat dengan posisi Joncik Muhammad sebagai magnet politik di Sumatera Selatan. Sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak organisasi yang solid, setiap gerak-geriknya kerap menjadi pusat perhatian publik.
Saat ini, Joncik mengemban sejumlah posisi strategis yang memperkuat pengaruhnya di Bumi Sriwijaya, di antaranya:
Ketua DPW PAN Sumatera Selatan
Ketua MW KAHMI Sumatera Selatan
Ketua KAGAMA Sumatera Selatan
Kombinasi kecerdasan akademis dan gaya komunikasi yang inklusif menjadikannya salah satu figur kunci dalam kancah perpolitikan Sumsel, yang secara tidak langsung membuatnya rentan terhadap serangan informasi atau salah persepsi.
Himbauan Lawan Hoaks
Pemkab Empat Lawang mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam mengonsumsi informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan tendensius yang minim konfirmasi. Pihak pemerintah daerah menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas anggaran.
"Kami berharap masyarakat bijak dalam menyaring informasi dan selalu mengedepankan klarifikasi dari sumber resmi demi menjaga kondusivitas daerah," tutup pernyataan resmi Diskominfosandi.
Pewarta : Bk red

.jpg)