Dari Tambang ke UMKM: Kolaborasi Swasta–Pemda Hidupkan Produk Lokal Lombok Timur
0 menit baca
Kegiatan ini merupakan hasil kemitraan antara PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang difokuskan pada pemberdayaan pelaku usaha kecil berbasis potensi daerah.
Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taufik, yang hadir mewakili H Haerul Warisin, menuturkan bahwa program tersebut dirancang sebagai proses berkelanjutan. Ia menyebut, pendekatan yang dilakukan tidak hanya memberi pelatihan, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan yang lebih modern.
Program ini bermula dari kajian sosial yang memetakan kebutuhan warga di sekitar wilayah pengembangan. Sektor pariwisata kemudian dipilih sebagai penggerak karena dinilai mampu membuka peluang usaha turunan, mulai dari jasa hingga produk kreatif.
Pelaksanaan di lapangan didukung oleh mitra pendamping Forward Indonesia yang mengelola proses seleksi peserta dan kurasi program. Kawasan Sembalun dan Jerowaru menjadi fokus pembinaan karena pertumbuhan kunjungan wisata di dua wilayah tersebut terus meningkat.
Para peserta sebelumnya mengikuti rangkaian pelatihan produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Hasilnya mulai terlihat dari peningkatan kualitas produk dan keberanian pelaku usaha menyesuaikan jenis dagangan dengan kebutuhan pasar.
Pemerintah daerah menilai tantangan terbesar UMKM bukan hanya permodalan, tetapi juga pengelolaan usaha yang tepat. Kesalahan perhitungan biaya dan minimnya inovasi sering membuat usaha sulit berkembang. Karena itu, pendampingan ahli terus dilakukan agar pelaku usaha mampu bertahan dalam persaingan.
Melalui program ini, manfaat yang dirasakan masyarakat lebih berupa peningkatan kapasitas dan peluang pasar dibanding bantuan dana langsung. Model tersebut diharapkan mendorong kemandirian ekonomi warga dan memperkuat daya saing produk lokal di Nusa Tenggara Barat.(red)