Sekda Lombok Timur Apresiasi Peran Penyuluh dalam Keberhasilan Swasembada Beras
Klik86.com - Lombok Timur – Keberhasilan Lombok Timur dalam mendukung capaian swasembada beras nasional mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah. Hal itu ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, dalam acara Tasyakuran Swasembada Pangan yang digelar DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Lombok Timur di GOR Serbaguna Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Rabu (7/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur menyampaikan bahwa pencapaian swasembada beras merupakan hasil kerja panjang dan konsisten seluruh elemen pertanian. Ia menilai peran penyuluh pertanian menjadi faktor kunci dalam memastikan teknologi, pendampingan, dan kebijakan pemerintah dapat diterapkan secara efektif di tingkat petani.
Menurutnya, tantangan sektor pangan ke depan tidak hanya berkutat pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kemampuan menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap beras sebagai bahan pangan utama. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor harus terus dipelihara dan diperkuat.
Sekda juga mengungkapkan bahwa kondisi petani di Nusa Tenggara Barat menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 tercatat berada di angka 134,14, meningkat 4,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur menyampaikan bahwa keberhasilan swasembada beras perlu dijaga secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif unsur lapangan, seperti penyuluh pertanian, petani, TNI, dan Polri, agar pencapaian ini tidak hanya bersifat sementara.
Ketua DPD Perhiptani Lombok Timur, Lalu Muhammad Zainudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa para penyuluh siap terus menjadi ujung tombak pembangunan pertanian. Ia menyatakan komitmen Perhiptani untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Acara tasyakuran ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan panen raya nasional yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipusatkan di Karawang, Jawa Barat, dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. Momentum tersebut menandai keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam satu tahun terakhir, sekaligus membuka peluang untuk mendorong kemandirian pada komoditas pangan strategis lainnya.(red)
