Lotim Tetapkan Status Siaga, Pemerintah Kerahkan Pasukan Antisipasi Bencana Musim Hujan
Klik86.com - Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat pada akhir tahun ini. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga di halaman Kantor Bupati pada Rabu (3/12/2025), dipimpin langsung oleh Bupati H. Haerul Warisin.
Apel ini diikuti unsur gabungan mulai dari TNI, Polri, BPBD, dinas teknis hingga lembaga kemanusiaan. Pemerintah ingin memastikan setiap personel dan peralatan pendukung penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap diterjunkan kapan saja.
Bupati dalam amanatnya menekankan bahwa Lombok Timur termasuk wilayah rawan bencana, sehingga kewaspadaan tidak boleh kendor. Ia menegaskan perlunya penguatan tindakan pencegahan di semua lini untuk mengurangi potensi kerugian, terutama akibat banjir, tanah longsor, angin kencang hingga cuaca ekstrem lainnya.
Ia menyoroti kejadian banjir sebelumnya yang sempat menimbulkan kerusakan infrastruktur vital di sejumlah desa. Situasi itu, katanya, menjadi contoh nyata betapa pentingnya kesiapan sebelum bencana datang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan peningkatan kapasitas para petugas melalui pelatihan berkala serta evaluasi prosedur penanganan bencana. Sistem peringatan dini diharapkan diperbarui, agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih cepat dan akurat.
Tak hanya fokus pada pemerintah, Bupati mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya mitigasi. Relawan dan komunitas lokal dinilai memiliki peran penting dalam penyelamatan lingkungan dan penanganan darurat di tingkat desa.
Sejumlah langkah teknis pun dibahas, termasuk pemangkasan pohon rawan tumbang yang dikoordinasikan oleh instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan BPBD. Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi terpadu agar tidak muncul informasi hoaks selama penanganan di lapangan.
“Kita ingin memastikan keselamatan masyarakat tetap di garis terdepan. Dengan kebersamaan, risiko bisa ditekan,” ujar Bupati.
Setelah apel berlangsung, dilakukan pengecekan armada dan perlengkapan penanggulangan bencana sebagai tanda dimulainya periode siaga bencana. Wakil Bupati, Sekda, unsur Forkopimda, serta stakeholder lainnya turut hadir memperkuat komitmen bersama menghadapi ancaman hidrometeorologi di Lombok Timur.(red)
