Festival Literasi di Lombok Timur Gaungkan Gerakan Masyarakat Gemar Membaca
Klik86.com - Lombok Timur – Semangat membangun sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing terus dikibarkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui pelaksanaan Festival Literasi Lombok Timur 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wanita Selong pada Selasa (9/12/2025) itu dihadiri berbagai komunitas literasi dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menilai bahwa budaya literasi menjadi faktor penentu kemajuan masyarakat. Menurutnya, kemampuan dalam memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi akan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembangunan daerah.
“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana masyarakat mampu mengembangkan pola pikir kritis serta menghasilkan karya yang bermanfaat untuk masa depan,” ujar Edwin dalam sambutannya.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan informasi. Oleh karena itu, penguatan literasi juga harus merambah dunia digital sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mampu turut serta menciptakan konten positif.
Pemerintah daerah berkomitmen mendukung beragam program literasi melalui perluasan fasilitas perpustakaan, penyediaan kegiatan edukatif, hingga pelibatan aktif organisasi perempuan dan komunitas literasi di desa-desa.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Timur, H. Mugni, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan gerakan literasi “4M” (Membaca, Mengulang, Menghafal, Menulis) sebagai langkah membiasakan masyarakat untuk belajar secara konsisten. Peningkatan kualitas perpustakaan daerah, termasuk akreditasinya, juga menjadi fokus dalam menunjang gerakan tersebut.
Festival Literasi tahun ini menghadirkan pertunjukan dan aktivitas kreatif seperti pembacaan naskah kuno, seni budaya, serta musikalisasi puisi sebagai media memperkenalkan literasi yang lebih dekat dan menyenangkan. Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada para peraih juara lomba bertutur, konten literasi digital, perpustakaan desa, dan resensi buku.
Penyelenggara berharap festival ini tidak hanya menjadi acara seremonial tahunan, tetapi menjadi penggerak terbentuknya ekosistem literasi yang kuat dan merata di seluruh wilayah Lombok Timur.(red)
