BREAKING NEWS

Pemkab Lombok Timur dan Islamic Relief Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan Ekstrem


Klik86.com - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat langkah konkret dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem melalui kerja sama strategis dengan lembaga kemanusiaan internasional Islamic Relief. Kolaborasi tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, saat menerima kunjungan delegasi Islamic Relief di Desa Puncak Jeringo, Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Wabup menilai bahwa kehadiran Islamic Relief menjadi angin segar bagi upaya pemberdayaan masyarakat miskin di Lombok Timur. Ia menyebut kerja sama ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat kemandirian warga agar mampu keluar dari jerat kemiskinan ekstrem.

“Program ini bukan hanya memberi bantuan, tetapi juga membimbing masyarakat agar mampu mandiri. Pendampingan seperti ini yang selama ini kita butuhkan,” kata Wabup.

Berdasarkan data pemerintah daerah, dari sekitar 1,4 juta jiwa penduduk Lombok Timur, masih terdapat sekitar 145 ribu warga yang tergolong miskin ekstrem. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Lombok Timur untuk menggandeng berbagai mitra, termasuk lembaga internasional, guna mempercepat penurunan angka kemiskinan.

Wabup menekankan pentingnya memastikan setiap bentuk bantuan diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak berhenti pada tahap penyaluran semata. Ia menambahkan, pendampingan dan pembinaan yang menjadi ciri khas program Islamic Relief merupakan faktor penting yang dapat menjaga keberlanjutan hasil program.

“Selama ini banyak program yang berhenti di penyaluran. Tapi yang dilakukan Islamic Relief ini berbeda karena ada proses pembinaan. Itu yang membuat masyarakat benar-benar bisa naik kelas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Lombok Timur untuk terus menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai dasar penetapan sasaran program agar lebih tepat guna dan tepat sasaran. Wabup berharap langkah ini dapat diperkuat melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB dan berbagai pihak lainnya.

Program penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dijalankan Islamic Relief mengadopsi metode graduasi, yaitu pendekatan terintegrasi yang menggabungkan pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan sosial. Pendekatan ini diharapkan menjadi model efektif untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di tingkat nasional, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Managing Director BRAC Ultra Poor Graduation Initiative, Country Lead BRAC Indonesia, CEO Islamic Relief Indonesia, Ketua Dewan Syariah Islamic Relief Indonesia, Koordinator Islamic Relief Area NTB, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, Sekretaris Bappeda Lombok Timur, Kepala Desa Puncak Jeringo, serta warga penerima manfaat program.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image